Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Allegri Susun Rencana Besar Juventus di Musim Depan

Senin 22 Apr 2019 13:06 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri

Foto: EPA-EFE/DI MARCO
Para fan berharap Juve mengakhiri penantian panjang trofi Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Musim kompetisi Serie A Liga Italia 2018/2019 belum sepenuhnya berakhir. Namun Juventus sudah mengklaim trofi scudetto kedelapannya setelah berhasil mengalahkan Fiorentina.

Pelatih Juve Massimiliano Allegri dengan tegas mengklaim dirinya memiliki rencana besar bersama klub untuk musim depan. Bianconeri menyegel juara setelah menggilas La Viola dengan skor 2-1 pada lanjutan Serie A pekan ke-33 di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (20/4).

Meski laga menyisakan lima pertandingan lagi, namun Juve sudah tak terbandung. Ini lantaran Juve memiliki perolehan 87 angka, unggul 20 angka dari Napoli yang menghuni posisi kedua klasemen.

"Musim depan, tujuan utamanya adalah scudetto lagi. Kami akan menghadapi duo Milan yang membaik, sama dengan Napoli. Sedangkan, AS Roma dan Lazio bisa menguat selama musim panas," ujar Allegri dilansir Football Italia, Senin (22/4).

Scudetto bisa dibilang sebagai gelar penghibur bagi bos Juve, Andrea Agnelli. Pasalnya, Juve gagal dalam mengejar mimpi lantaran tersingkir di babak perempat final Liga Champions oleh Ajax Amsterdam.

Menanggapi hal tersebut, Allegri mengaku timnya tidak butuh perombakan atau revolusi skuat. Ia menilai anak asuhnya hanya perlu meningkatkan kualitas permainan dan belajar bagaimana menghadapi hal yang tak terduga.

"Kami akan bertemu dengan klub dan menganalisis apa yang tidak berhasil musim ini. Pada akhirnya, Juve memiliki momen dalam kampanye di mana kesalahan akan merusak segalanya. Di saat-saat penting itu, kami tidak melakukan kesalahan lagi," sambung eks pelatih AC Milan.

Tanpa mengurangi rasa hormat, para pecinta tim berjuluk Signora Omicidi berharap agar kesebelasannya mengakhiri penantian panjang trofi Liga Champions, yang terakhir kali didapat pada 1996 atau 23 tahun silam.

Adapun hegemoni Juventus hanya skala domestik dengan naik turun podium sejak 2011/2012 hingga 2018/2019. Namun, pencapaian terbaik Juve di level Eropa adalah melaju ke final Liga Champions 2014/2015 dan 2016/2017. Sayang kedua momen itu diakhiri sebagai runner-up di bawah Barcelona dan Real Madrid.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA