Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Zidane Bingung Madridistas tak Ramah Terhadap Bale

Senin 22 Apr 2019 21:08 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Bayu Hermawan

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane

Foto: AP Photo/Alvaro Barrientos, File)
Zidane mengaku bingung dengan sikap tak ramah pendukung Madrid terhadap Bale.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane bingung atas reaksi Madridistas (pendukung Madrid) terhadap Gareth Bale ketika los Blancos menang 3-0 atas Athletico Bilbao dalam lanjutan La Liga Spanyol, Ahad (21/4) malam. Padahal pemain asal Wales itu telah mempersembahkan empat gelar Liga Champions dalam lima musimnya di Santiago Bernabeu dengan mencetak gol penting di dua final Liga Champions.

"Aku tidak tahu, jujur. Saya tidak memahaminya," kata Zidane, dikutip dari Reuters, Senin (22/4).

Bale masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Atheltico Bilbao dan baru masuk pada babak kedua. Dimasukkannya Bale rupanya mendapatkan sambutan tidak baik dari suporter. Justru sebaliknya, ketika Isco dimasukkan tribun penonton menunjukkan sikap ramah.

Sejumlah media juga turut menulis tentang nasibnya bersama Real Madrid. Marca di halaman depan menulis bahwa Real Madrid sebenarnya berniat untuk menjualnya namun tidak ada tawarang yang datang dari klub lain.

"Mereka sekarang terbuka untuk ide untuk meminjamkannya," lanjut surat kabar itu yang menyertai gambar Bale yang tampak cemberut.

Baru-baru ini, Marca juga menulis tentang semakin dekatnya penyerang Chelsea, Eden Hazard berlabuh bersama Madrid menggantikan Bale. Dia diberitakan akan segera mendandatangani kontrak.

Bahkan opini di Koran tersebut menyebutkan bahwa Madrid, khususnya Presiden klub sengaja menunda-nunda menjual Bale. Itu terlihat dengan dia yang hanya memanaskan bangku cadangan musim lalu. Ketika mendapatkan kesempatan dia tidak bermain baik. Kemungkinan situasi itu juga terjadi musim ini.

Bale disebutkan kini nilai secara olahraga dan ekonomis mantan pemain Tottenham Hotsput ini sudah berkurang. Dia adalah pemain mahal dan disaat bersamaan ada banyak pemain lebih baik darinya dengan nilai yang lebih rendah.

Bale menandatangani kontrak baru hingga 2022 pada tahun 2016 lalu yang membuat bayarannya tertinggi ketiga di dunia. Namun cedera yang menghantuinya membuat dia melewatkan 86 pertandingan. Kegagalannya bersama Madrid juga dia tak mampu beradaptasi dengan budaya di Spanyol.

"Klub tidak terlalu optimis untuk bisa menjualnya sehingga bersedia mendengarkan tawaran pinjaman," kata Marca.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA