Sabtu, 23 Zulhijjah 1440 / 24 Agustus 2019

Sabtu, 23 Zulhijjah 1440 / 24 Agustus 2019

Sarri Marah Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley

Selasa 23 Apr 2019 06:00 WIB

Red: Bayu Hermawan

Pelatih Chelsea Maurizio Sarri saat diusir keluar lapangan dalam laga Chelsea vs Burnley, Selasa (23/4) dini hari WIB

Pelatih Chelsea Maurizio Sarri saat diusir keluar lapangan dalam laga Chelsea vs Burnley, Selasa (23/4) dini hari WIB

Foto: EPA
Chelsea harus puas meraih satu poin karena ditahan imbang oleh Burnley.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Maurizio Sarri marah dengan kegagalan Chelsea merebut poin penuh saat menghadapi Burnley di Stamford Bridge, pada pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris, Selasa (23/4) dini hari WIB. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Chelsea harus puas meraih satu poin karena ditahan imbang oleh Burnley dengan skor 2-2.

Baca Juga

Dalam pertandingan itu, Maurizio Sarri juga diusir keluar lapangan oleh wasit, jelang pertandingan berakhir. Kesal karena timnya gagal meraih tiga poin, Sarri tidak menghadiri konferensi pers usai pertandingan, dan mengutus asistennya Gianfranco Zola.

"Sarri, dia sangat marah. Dia tidak ingin berbicara dengan pers, jadi aku yang diutus disini. Dia diusir (wasit) dan dia tidak dalam suasana hati yang baik," kata Zola seperti dikutip Calciomercato.com.

Zola melanjutkan, menurut Sarri, pada pemain the Blues telah melewatkan kesempatan emas untuk masuk ke posisi tiga besar klasemen sementara. Selain itu, peluang Chelsea akan semakin besar untuk bisa lolos ke Liga Champions andaikan menang dan meraih tiga poin dari pertandingan itu.

"Kondisi akan berbeda jika kita mendapatkan tiga poin. Sekarang kami harus terus berjuang, karena kami berada dalam persaingan yang sangat ketat untuk bisa lolos ke Liga Champions," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Chelsea menghadapi Burnley di lanjutan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, London pada Selasa (23/4). Dalam laga tersebut, Chelsea tak berhasil mendapatkan hasil positif. The Blues hanya mampu imbang melawan Burnley di kandang sendiri.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Chelsea mendominasi laga di awal. Namun, Burnley justru dapat mencuri angka terlebih dahulu di menit ke-8. Burnley unggul melalui gol yang dicetak Jeff Hendrick.   Keunggulan Burnley ternyata hanya bertahan selama empat menit. Pada menit ke-12, Chelsea membalas dengan gol yang dicetak gelandang N'golo Kante berkat umpam assist dari gelandang Eden Hazard. 

Hanya berselang dua menit, Chelsea pun menggandakan keunggulan. Kali ini, Striker Gonzalo Higuain menunjukkan tajinya dengan membobol gawang Burnley. Chelsea unggul 2-1.

Intensitas serangan yang terjadi pada paruh pertama terus meningkat. Pada menit ke-24 Burnley kembali dapat menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Ashley Barnes. Hasil imbang bertahan hingga paruh pertama usai.  Memasuki babak kedua, tim besutan Maurizio Sarri ini terus menekan demi kemenangan agar mereka bisa finis di posisi empat besar dan melenggang ke Liga Champions. Namun, serangan dari Chelsea berupa 22 tembakan ke gawang Burnley tak berbuah satu gol pun hingga akhir laga.

Sarri sebenarnya sempat mengganti beberapa pemainnya di pertengahan babak kedua. Namun, Chelsea tak juga mencetak gol lagi. Burnley yang lebih sering bertahan juga tak menambahkan koleksi golnya di babak kedua tersebut.

Menjelang laga berakhir, Sarri sempat diusir dari lapangan karena melakukan protes keras terhadap wasit. Laga pun usai dengan masing-masing mengantungi satu poin.  Chelsea harus puas berbagai satu poin dengan Burnley di laga pekan ke-35 Liga Inggris 2018-2019 tersebut. Meski hanya meraih satu poin, Chelsea tetap naik satu peringkat posisi keempat klasemen dengan poin 67.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA