Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

De Gea Lakoni Persiapan Khusus Hadapi Messi

Selasa 16 Apr 2019 23:03 WIB

Red: Israr Itah

David De Gea

David De Gea

Foto: AP Photo/Jon Super
MU akan menghadapi Barcelona di Camp Nou, Rabu (17/4) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kiper Manchester United (MU) David De Gea menjalani persiapan yang sangat intensif untuk menahan ketajaman Lionel Messi menjelang pertandingan perempat final kedua Liga Champions. MU akan menghadapi Barcelona di Camp Nou, Rabu (17/4) dini hari WIB. Ini diungkapkan pelatih kiper MU Emilio Alvarez.

Baca Juga

"Kami melakukan beberapa hal yang berbeda. Saya tidak akan berbohong bahwa saya mengatakan kami melakukan persiapan yang sangat spesial," kata dia kepada Radio Cadena Ser, dikutip ESPNFC, Selasa (16/4).

Ia mengaku sudah bekerja di La Liga selama beberapa musim bersama De Gea dan juga penjaga gawang lainnya. Alvarez tidak menyangkal bahwa ada kekhasan mengenai Messi. Ia mengatakan, mencoba menawarkan alat dan data kepada De Gea untuk membantunya tampil di bawah mistar.

"Tapi kita semua tahu bahwa tidak peduli seberapa banyak kita mempelajari Leo, atau jika kamu memiliki alat dan itu bagus, bakat selalu di atas hal lain. Saya melakukan pekerjaan yang lebih spesifik dengan De Gea yang jelas tidak bisa aku ungkapkan, tetapi kami melakukan beberapa hal yang berbeda dan kami memasukkan hal-hal lain selain sehubungan dengan permainan lain saat kami menghadapi Leo," kata dia.

Alvarez menambahkan bahwa De Gea, yang memulai kariernya di Atletico Madrid dan nomor 1 di Spanyol, sangat menanti tantangan itu. De Gea, kata Alvarez, sangat termotivasi bermain di Spanyol. 

"Bermain melawan tim Spanyol di Spanyol selalu merupakan masalah kebanggaan bagi De Gea dan pemain Spanyol lainnya di tim. Siapa pun yang mengenal David dengan baik, tahu bahwa kemampuan terbesarnya adalah mengabstraksikan dirinya sendiri dari segala jenis situasi yang tidak nyaman dan penuh tekanan. Dia sangat kuat secara mental," ujarnya.

Barcelona tidak pernah kalah di kandang selama 30 pertandingan di Liga Champions, sejak 2013. Sementara MU belum mencapai semifinal kompetisi sejak 2011. Tapi Iblis Merah telah menunjukkan bahwa mereka dapat tampil mengejutkan saat mereka menyingkirkan Paris Saint- Germain pada babak 16 dengan keunggulan gol tandang setelah 0-2 pada leg pertama.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA