Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Van Dijk Ingin Hapus Memori Buruk di Camp Nou Bersama Celtic

Selasa 30 Apr 2019 06:55 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Virgil van Dijk

Virgil van Dijk

Foto: EPA-EFE/Peter Powell
Pada 2013, Celtic dibantai Blaugrana 0-6 meskipun Lionel Messi tak dimainkan.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL --Bek Liverpool Virgil van Dijk ingin menghapus memori buruk di Camp Nou, saat timnya berhadapan dengan Barcelona pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (2/5). Peraih Pemain Terbaik Asosiasia Pesepak Bola Inggris (PFA) musim ini, pernah dipermalukan Barcelona di Camp Nou ketika masih membela Celtic.

Baca Juga

Pada 2013, Celtic dibantai Blaugrana 0-6 meskipun Lionel Messi tak dimainkan. Van Dijk masih mengingat momen menyesakkan itu.

"Itu pertama kali, satu-satunya, dan terakhir kalinya sejauh ini. Jadi saya melihat ke depan untuk bermain lawan mereka lagi, tim terbaik di dunia," kata Van Dijk, dikutip dari Sky Sports, Selasa (30/4).

Menurut dia, saat ini kondisinya jauh berbeda dibandingkan enam tahun lalu. Bek internasional Belanda itu juga mengaku telah melihat videonya dalam pertandingan bersama Celtic itu. Sebagai bek, ia tidak senang dengan penampilan timnya.

''Tapi hal baiknya bagi saya secara pribadi adalah, saya sudah dapat banyak pengalaman dari malam itu dan itu membantu saya,'' ungkapnya.

Van Dijk percaya, Messi adalah pemain terbaik di dunia. Namun ia mengatakan tidak akan bertanggungjawab seorang diri untuk menahan serangan dari pemain asal Argentina tersebut. Ia menjelaskan, Liverpool tidak pernah mengawal satu orang pemain saat bertahan.

''Kami bertahan bersama-sama dan menyerang bersama juga, jadi lihat saja, kami akan siap,'' ujar Van Dijk. 

Kali ini, Van Dijk akan benar-benar menghadapi Messi di Camp Nou. Apalagi Barcelona sudah mengunci gelar juara Liga Spanyol. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA