Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Spalletti: Inter Terlalu Banyak Buang Peluang

Ahad 05 Mei 2019 10:46 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Ratna Puspita

Luciano Spalletti

Luciano Spalletti

Foto: EPA-EFE/Elisabetta Baracchi
Inter Milan dipaksa bermain imbang oleh tuan rumah Udinese.

REPUBLIKA.CO.ID, UDINE -- Inter Milan dipaksa bermain imbang oleh tuan rumah Udinese pada lanjutan Serie A pekan ke-35 di Stadion Dacia, Udine, Ahad (5/5) dini hari WIB. Selepas laga, pelatih Luciano Spalletti berbicara tentang hasil yang dipetik anak asuhnya.

Baca Juga

Ia menyebut timnya terlalu banyak membuang peluang di depan gawang lawan. "Kami salah menempatkan beberapa operan terlalu banyak dan kurang akurat ketika berada di dalam kotak penalti lawan," kata sang Pelatih kepada DAZN dilansir Football Italia, Ahad (5/5).

Hasil tersebut tentu cukup mengecewakan bagi para tifosi i Nerazzurri. Sebab, ini merupakan hasil imbang keempat mereka dalam lima pertandingan terakhir dan terjadi ketika melawan tim yang berada tepat di atas zona degradasi.

Meski masih bercokol di kursi ketiga klasemen Liga Italia dengan perolehan nilai 63 angka, tetapi konstelasi tersebut hanya sementara. Jika Atalanta dan AS Roma mampu memenangkan laga nanti malam maka Inter hanya berjarak satu poin dan dua poin dari posisi keempat serta kelima.

Dengan demikian, peluang untuk tergusur dari zona Liga Champions masih bisa terjadi. "Pada awalnya, kami melakukan apa yang kami butuhkan, tetapi tidak cukup tepat setelah istirahat. Kami menyimpan banyak kepemilikan dan dalam pandangan saya itu akan menghasilkan dalam jangka panjang," sambung Spalletti.

Inter sejatinya mampu menguasai permainan dengan mengamankan 63 persen penguasaan bola, berbanding 37 persen milik tuan rumah. Sedangkan, dalam masalah peluang mencetak gol Si Biru Hitam melakukan total 13 tembakan dengan empat percobaan mengarah tepat ke gawang Le Zebrette.

Dalam skema 4-2-3-1, Spalletti memasang Lautaro Martinez sebagai penyerang utama dan membangkucadangkan Mauro Icardi. Alasannya, allenatore berusia 60 tahun menyebut mereka harus memiliki keseimbangan dalam permainanan di setiap laga.

Ia pun menilai tak ada perbedaan setelah ia memasang dua ujung tombak sekaligus di interval kedua.

Pada laga selanjutnya, il Biscone akan menjamu tim juru kunci Chievo Verona pada pekan ke-36 di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (14/5).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA