Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Arsenal Tertahan di Kandang, Tiket Liga Champions Melayang

Senin 06 May 2019 00:32 WIB

Red: Israr Itah

Piere Emerick Aubameyang saat menjebol gawang Brighton and Hove Albion lewat tendangan penalti.

Piere Emerick Aubameyang saat menjebol gawang Brighton and Hove Albion lewat tendangan penalti.

Foto: John Walton/PA via AP
Arsenal ditahan Brighton 1-1, padahal butuh poin penuh untuk bersaing .

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Arsenal gagal memaksimalkan status sebagai tuan rumah saat menjamu Brighton and Hove Albion pada laga pekan ke-37 Liga Primer Inggris di Stadion Emirates, Ahad (5/5). Arsenal ditahan Brighton 1-1, padahal butuh poin penuh untuk bersaing dengan Tottenham Hotspur dan Chelsea memperebutkan dua tempat di empat besar klasemen akhir.

Baca Juga

Kedua gol pada laga ini berasal dari titik putih. Arsenal menjebol gawang Brighton pada menit kesembilan melalui penalti Pierre Emerick Aubameyang. Brighton membalas pada menit ke-61 lewat penalti Glenn Murray.

Tambahan satu angka membuat Arsenal mengoleksi nilai 67, terpaut tiga angka dari Tottenham di posisi keempat. Hasil ini juga membuat Chelsea dipastikan finis di empat besar dan meraih tiket Liga Champions musim depan, andai kalah pada laga pekan ke-38. Saat ini, Chelsea menempati peringkat tiga dengan nilai 71.

Secara matematis, Arsenal masih bisa finis keempat dan mengamankan tiket Liga Champions. Syaratnya, the Gunners wajib menang besar pada laga terakhir di markas Burnley dan pada saat yang sama Tottenham juga takluk dengan skor besar dari Everton. Sebab, perhitungan selisih gol kedua tim terpaut delapan (lihat klasemen).

photo
Lima besar klasemen sementara Liga Inggris

Liga Inggris menggunakan selisih gol untuk menentukan peringkat dua tim yang nilainya sama. Andai selisih gol kedua tim sama, tim yang paling produktif yang menang. Untuk urusan produktivitas, Arsenal lebih baik dengan menjaringkan 79 gol, sementara Tottenham hanya 65. Tottenham lebih rapat di pertahanan dengan kemasukan 37 gol, sementara Arsenal 49.

Walau secara matematis masih mungkin finis keempat, butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Sebab sulit rasanya membayangkan Tottenham takluk dengan skor besar di kandang sendiri. Sementara Arsenal--yang punya rekor away buruk--harus memetik kemenangan dengan skor besar saat bertandang ke markas Burnley.

Arsenal masih punya satu kesempatan untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Caranya dengan memenangkan Liga Europa.

Pelatih Arsenal punya sejarah bagus dengan Liga Europa. Emery meraih tiga trofi Liga Europa secara berurutan saat melatih Sevilla.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA