Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Klopp akan Kenang Comeback Liverpool Atas Barcelona

Rabu 08 May 2019 10:05 WIB

Red: Israr Itah

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Liverpool berhasil merengkuh kemenangan 4-0 dalam laga kedua di Anfield.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengaku sangat bangga atas penampilan para pemainnya yang bisa melangkah ke final Liga Champions setelah kalah 0-3 dari Barcelona pada laga pertama semifinal. Liverpool berhasil merengkuh kemenangan 4-0 dalam laga kedua di Anfield, Rabu (8/5) dini hari WIB. 

Baca Juga

"Saya sangat bangga menjadi pelatih tim ini. Apa yang mereka lakukan malam ini sangat spesial dan saya akan mengenangnya selama-lamanya," kata Klopp, dikutip dari laman resmi Liverpool.

Klopp menilai, hasil ini tak bisa dipercaya, setelah musim berat yang Liverpool lewati, pertandingan yang mereka mainkan, dan cedera pemain yang mendera.

"Jika Anda bertanya kepada orang-orang di luar sana maukah bertaruh satu peser saja untuk kami, saya rasa Anda tidak akan menemukan banyak orang," ujarnya.

Meski dalam keadaan tertinggal dari Barcelona, Liverpool kemudian tampil bak tak mengenal rasa ragu apalagi takut. Gol pembuka dan penutup Divock Origi diselingi dwigol Georginio Wijnaldum serta penyelamatan demi penyelamatan gemilang kiper Alisson Becker, Liverpool berhasil memastikan kemenangan.

"Saya tak tahu apakah ada yang pernah melakukannya sebelumnya dan adakah yang akan mengulanginya. Yang jelas para pemain saya melakukannya dan itu brilian," kata Klopp.

Jika menilik sejarah, tiga tim lain pernah membalikkan ketertinggalan tiga gol atau lebih untuk melangkah ke babak berikutnya di Liga Champions. Menariknya Barcelona, tiga kali mengalami situasi tersebut, sekali sebagai pembalik keadaan dan dua kali sebagai tim yang menjadi korban.

Pada musim 2003-2004, Deportivo La Coruna sukses membalikkan ketertinggalan 1-4 dari AC Milan untuk kemudian menang 4-0 dan lolos ke semifinal.

Pada 2016-2017, Barcelona kalah 0-4 di laga pertama sebelum menang telak 6-1 atas Paris Saint-Germain di laga kedua.

Sedangkan pada 2017-2018, giliran Barcelona merasakan kali pertama jadi korban di tangan AS Roma. Menang 4-1 di laga pertama, Roma membalikkan keadaan dengan menang 3-0 untuk lolos berbekal aturan gol tandang.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA