Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Klopp tak Mau Bandingkan dengan Miracle of Istanbul

Rabu 08 May 2019 21:10 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Bayu Hermawan

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Klopp mengatakan come back atas Barcelona adalah sejarah baru bagi Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut apabila kegagalan pada final Liga Champions tahun lalu sedikit menyuntik motivasi para pemainnya, dan ia menyebut tak ingin membandingkan come back sempurna atas Barcelona seperti 'Miracle of Istanbul'.

"Tahun lalu kami benar-benar merasa kami harus kembali, kami tidak bisa membiarkannya seperti ini, itu tidak mungkin," tegas Juergen Klopp dilansir Football 365, Rabu (8/5).

Kemenangan fantastis 4-0 atas Barcelona di Stadion Anfield, Rabu (8/5) dini hari WIB tadi, membuat Liverpool mencatat back to back ke final Liga Champions yakni 2017/2018, 2018/2019.

Sebelumnya, tepat 12 bulan lalu the Reds menelan kekalahan 1-3 di partai final oleh Real Madrid. Hasil itu ternyata membekas di dalam benak Klopp dan dirinya memberikan suntikan motivasi untuk Mohamed Salah cs agar dapat kembali masuk ke partai final dan membayar kesalahan di tahun lalu.

Dia pun yakin dengan kemampuan yang di miliki anak asuhnya setelah menyaksikan penampilan mereka dalam perburan gelar Liga Primer Inggris bersama Manchester City. "Bagaimana kami bisa yakin sebelum pertandingan? Saya berkata kepada anak-anak, saya pikir itu tak mungkin, tetapi karena Anda kami memiliki kesempatan dan kami percaya pada kesempatan ini," sambung pelatih asal Jerman.

Lebih lanjut bekas pelatih Borussia Dortmund memilih untuk tidak membanding-bandingkan come back 4-3 atas Barcelona seperti laga final 2005 di Istanbul, Turkey. Kala itu the Anfield Gank yang tertinggal 3-0 oleh AC Milan di interval pertama mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua dan sekaligus memenangkan gelar juara melalui adu penalti.

Klop mengaku apabila timnya saat ini tengah membuka lembaran baru dan ingin menciptakan sejarah sendiri. "Bukan karena kami tdaik senang memiliki sejarah klub, tidak. Tapi ini karena kami ingin mencipatakn bab-bab baru bagi klub, dan pemain sudah menciptakan itu," kata dia.

Klopp sejatinya belum memberikan apapun sejak kedatangannya ke Anfield Stadium tiga setengah tahun lalu. Ia tercatat telah membawa Si Merah melakoni empat final, dua diantaranya Liga Europa dan Liga Champions. Sedangkan catatan kariernya tidak jauh lebih baik lantaran kehilangan enam dari tujuh gelar yang dia raih bersama the Reds dan Borussia Dortmund.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA