Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Obati Kekecewaan, Van Dijk Ingin Rebut Trofi Liga Champions

Senin 13 Mei 2019 19:16 WIB

Red: Bayu Hermawan

Virgil van Dijk

Virgil van Dijk

Foto: EPA-EFE/Robinutrecht
Van Dijk menilai trofi Liga Champions bisa mengobati kekecewaan Liverpool musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bek Liverpool Virgil Van Dijk bertekad untuk merebut trofi Liga Champions, untuk mengobati kekecewaan setelah gagal merebut trofi Liga Primer Inggris musim ini. Van Dijk mengaku tetap bangga dengan apa yang dicapai oleh Liverpool pada musim ini, meski akhirnya harus puas finish diurutan kedua Liga Primer Inggris musim 2018/2019.

"Selamat kepada City, mereka pantas mendapatkannya dengan satu poin dan itu adalah perburuan gelar yang hebat, saya menikmati semuanya," kata pemain asal Belanda itu.

Seperti diketahui, setelah melalui persaingan ketat, Liverpool harus merelakan trofi Liga Primer Inggris jatuh ke tangan Manchester City. The Reds kalah satu poin dari Manchester City yang menjadi pemuncak klasemen. Total Liverpool mengumpulkan 97 poin, dan City mengumpulkan 98 poin.

"Frustrasi adalah kata yang tepat, saya pikir kita semua akan sedikit kecewa karena kita sangat dekat. Untuk mendapatkan 97 poin, bermain sepakbola seperti yang kami mainkan sepanjang musim, kami harus sangat bangga. Saya tidak peduli dengan pendapat lain," ujarnya.

"Kami bekerja sangat keras setiap hari untuk menjadi menantang untuk sedekat mungkin, tetapi City hanya sedikit lebih baik dari kami, dan itu sepakbola juga," ucapnya.

Meski gagal, Van Dijk mengatakan bukan berarti semuanya telah berakhir bagi Liverpool. Menurut Van Dijk, timnya telah banyak mengambil pelajaran berharga yang bisa membuat Liverpool semakin kuat di musim mendatang. Selain itu, Van Dijk juga bertekad menutup musim ini dengan mempersembahkan trofi Liga Champions untuk Kopites.

"Kami harus melihat sisi positif dan ingat kami masih di Madrid, semoga kami bisa mengakhiri musim dengan tinggi. Itulah yang akan kami coba dan lakukan. Sangat luar biasa berada di final Liga Champions dua kali berturut-turut, semoga kita bisa melakukan sedikit lebih baik kali ini," ujarnya.

Pengaruh Van Dijk pada musim Liverpool sangat besar, membantu timnya menjadi 21 clean sheet yang membuat kiper Alisson Becker mengumpulkan penghargaan Golden Glove. Bentuk itu membuatnya mendapatkan penghargaan PFA individu tetapi dia mengakui dia lebih suka memiliki piala lain untuk dirayakan.

"Ini suatu kehormatan besar, suatu kehormatan besar, tetapi saya akan segera menukarnya dengan gelar Liga Premier," katanya.

"Untuk mendapatkan pengakuan atas apa yang telah saya lakukan musim ini selalu baik, terutama sebagai bek, tetapi semuanya tergantung pada semua orang di sekitar saya, dan tanpa semua orang yang telah bekerja dengan saya, bermain dengan saya tidak mungkin terjadi," ujarnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA