Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Wiranto Minta Doa Masyarakat untuk Raih Piala Sudirman 2019

Ahad 12 Mei 2019 11:10 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Sejumlah atlet bulutangkis melakukan latihan jelang Kejuaraan Piala Sudirman 2019 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (7/5/2019).

Sejumlah atlet bulutangkis melakukan latihan jelang Kejuaraan Piala Sudirman 2019 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (7/5/2019).

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Indonesia baru satu kali memenangkan Piala Sudirman pada 30 tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PP PBSI, Wiranto, meminta doa restu masyarakat untuk kesuksesan kontingen Indonesia dalam ajang Piala Sudirman 2019 di Cina, 19-26 Mei mendatang. Hal ini disampaikan Wiranto pada acara Pelepasan Tim Piala Sudirman 2019 yang berlangsung di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/5).

"Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia agar atlet-atlet yang berjuang di Tiongkok, mudah-mudahan dapat membawa kembali Piala Sudirman ke Indonesia," ujar Wiranto dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id.

Wiranto berharap, para atlet memiliki semangat juang seperti seorang Susy Susanti, salah satu pahlawan Indonesia di Piala Sudirman 1989. Hingga kini, Indonesia baru satu kali memenangkan Piala Sudirman, 30 tahun lalu saat pertama kalinya kompetisi itu mulai digelar.

Kala itu, Susy turun di partai ketiga, dan Indonesia sudah tertinggal 0-2. Namun Susy mampu membalikkan keadaaan dan memenangkan pertandingan sehingga gelar Piala Sudirman dapat direbut. "Bukan hanya teknik permainan, tapi juga mental. Jadi para pemain di Piala Sudirman ini harus punya mental seperti Susy di tahun 1989. Apalagi persaingan sekarang semakin ketat," ujar Wiranto.

Wiranto menyampaikan, kesuksesan Indonesia dalam ajang dua tahunan itu perlu menjadi pemecut semangat para atlet yang akan berangkat dalam tiga hari ke depan. Ia meminta para kontingen untuk menjaga kemampuan fisik dan mental karena beberapa atlet memilih tetap menjalankan ibadah puasa. "Kerinduan untuk membawa kembali Piala Sudirman sudah sedemikian dalam. Bukan hanya kami yang merindukan Piala Sudirman, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA