Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Tak Tertarik Latih Juventus, Guardiola: Saya Senang di City

Jumat 17 May 2019 20:54 WIB

Red: Bayu Hermawan

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: EPA-EFE/Sascha Steinbach
Guardiola menegaskan akan tetap bertahan di Manchester City.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Josep Guardiola kembali menegaskan dirinya tidak akan meninggalkan Manchester City, dan menjadi pelatih baru Juventus. Siapa juru taktik baru Bianconeri musim depan masih tanda tanya, setelah Massimiliano Allegri pergi akhir musim ini.

Baca Juga

"Berapa kali saya harus mengatakannya, saya tidak akan pergi bekerja di Turin, saya tidak akan pergi ke Italia," ucapnya seperi dikutip dari Calciomercato.

Guardiola yang berpeluang membawa Manchester City merebut tiga trofi musim ini menegaskan, dirinya puas dan senang berada di Stadion Etihad. Ia pun menegaskan tetap akan bersama the Sky Blue.

"Hari ini saya merasa seperti itu (senang berada di City). Dalam sepak bola segalanya bisa berubah, musim depan mungkin tidak sebagus musim ini, tapi saya akan tetap menjadi pelatih Manchester City," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Juventus akhirnya secara resmi memecat Missimiliano Allegri. Artinya, Allgeri tak akan lagi melatih Juventus untuk musim 2019/20. Padahal, kontraknya di Juventus baru akan berakhir pada Juni 2020 mendatang.

''Massimilano Allegri tidak akan berada di bench Juventus pada musim 2019/20,'' ucap Juventus dalam sebuah pernyataan dikutip dari Football-Italia, Jumat (17/5).

Allegri dan presiden klub Andrea Agnelli akan menemui media bersama-sama pada Sabtu (18/5) waktu setempat, di Allianz Stadium. Allegri telah bersama Bianconeri selama lima musim, dan memenangkan gelar Serie lima kali berturut-turut. Total, Allegri telah mengoleksi 11 gelar dan dua kali mencapai final Liga Champions.

Ada beberapa pertemuan dalam beberapa hari terakhir untuk membahas masa depan Allegri. Namun sepertinya Juve telah kehilangan kesabaran dengan Allegri yang gagal memberikan gelar Liga Champions untuk klub.

Allegri datang ke Juventus pada pertengah Juli 2014. Saat itu ia masuk menggantikn Antonio Conte yang mengumumkan pengunduran dirinya dua hari setelah menjalani pra-musim. Namun kegagalan di Liga Champions di perempatfnal musim ini dan pendekatan negatif yang dibawanya membuat sejumlah fan meradang.

''Saya hanya berpikir, bayangkan jika saya tidak memberikan beberapa trofi. Mereka akan membakar saya di tiang pancang,'' ujar Allegri.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA