Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Kesamaan Capaian Prestasi Antara City dan PSG

Ahad 19 May 2019 06:18 WIB

Red: Andri Saubani

Kapten Manchester City, Vincent Kompany mengangkat trofi Piala FA.

Kapten Manchester City, Vincent Kompany mengangkat trofi Piala FA.

Foto: AP Photo/Tim Ireland
Manchester City dan PSG adalah dua klub yang didanai pengusaha Timur Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester City berhasil meraih trigelar domestik sepak bola Inggris musim ini dengan menyapu juara Piala Liga Inggris, Liga Premier, dan Piala FA. Pep Guardiola menjadi pelatih pertama sepanjang sejarah yang berhasil menorehkan hal tersebut di Inggris.

Baca Juga

Meski demikian, keberhasilan City tidak lebih dulu terjadi dibandingkan 'saudaranya' sesama klub yang didanai biaya melimpah dari Timur Tengah, Paris Saint-Germain. City didanai uang Uni Emirat Arab yang mengucur lewat lembaga investasi bernama Abu Dhabi United Group for Development and Investment, milik Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Hubungan Kepresidenan Uni Emirat Arab yang juga anggota keluarga Kerajaan Abu Dhabi, Sheikh Mansour.

Sementara PSG dibiayai oleh Qatar Sports Investment sebuah lembaga investasi khusus olahraga yang dimiliki Nasser Ghanim Al-Khelaifi. Al-Khelaifi adalah mantan petenis yang menjelma jadi taipan grup media beIN.

PSG tak membutuhkan waktu lama untuk mendominasi sepak bola domestik Prancis dengan meraih trigelar Ligue 1, Piala Liga Prancis, dan Piala Prancis sebanyak tiga kali yakni pada musim 2014/2015, 2015/2016 dan 2017/2018. Sedangkan Manchester City dihadapkan pada iklim sepak bola lebih kompetitif, namun akhirnya berhasil mencatatkan sejarah sebagai yang pertama meraih trigelar domestik Inggris berkat sentuhan magis Pep Guardiola.

Jika ada kesamaan di antara PSG dan Manchester City adalah, rupanya uang belum mampu membangun tradisi juara mereka di kancah Eropa. Ambisi PSG maupun Manchester City jelas, menjuarai Liga Champions, yang hingga kini tak kesampaian.

Oleh karena itu pula, raihan trigelar Manchester City musim ini maupun PSG di musim-musim lalu tidak lebih bergengsi ketimbang raihan Sir Alex Ferguson yang pernah membawa Manchester United juara Liga Primer, Piala FA dan Liga Champions tepat dua dasawarsa silam. Alex Ferguson tentu bukan orang pertama yang meraih torehan semacam itu. Klub Skotlandia, Glasgow Celtic, di bawah arahan Jock Stein pada 1966-1967 meraih caturgelar berupa Divisi Utama Liga Skotlandia, Piala Liga Skotlandia, Piala Skotlandia dan Piala Champions (sebelum berubah menjadi Liga Champions).

Guardiola sendiri pernah meraih trigelar berupa juara La Liga Spanyol, Piala Raja dan Liga Champions bersama Barcelona pada 2008/2009. Berada di Inggris yang punya tiga kompetisi domestik, tentu saja membuka peluang Guardiola untuk meraih caturgelar suatu saat nanti. Tentu saja itu juga jika musim depan City tak jadi kena sanksi larangan tampil main di Eropa karena dugaan manipulasi laporan keuangan.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA