Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Pelatih Atalanta Kecewa Hanya Curi Satu Poin dari Juventus

Senin 20 May 2019 12:30 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Gian Piero Gasperini.

Gian Piero Gasperini.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Atalanta butuh satu kemenangan untuk meraih satu tiket Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Atalanta hanya butuh satu kemenangan untuk meraih satu tiket Liga Champions. Karena itu, pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini kecewa karena timnya hanya bermain imbang kontra Juventus di Serie A Liga Italia, Senin (20/5) dini hari WIB.

"Sebelum pertandingan, kami sudah bertekad untuk menang karena butuh (tiga) poin," kata Gasperini seperti dikutip dari Football Italia

Gasperini beralasan, Atalanta hanya tidak beruntung ketika Juventus berhasil menyeimbangkan kedudukan di akhir laga. Selain itu, ia juga melihat timnya beberapa kali menciptakan peluang krusial namun tidak berbuah menjadi gol.

Selain itu, faktor stamina juga disoroti Gasperini. Terlebih lagi, saat Atalanta dikalahkan Lazio dua gol tanpa balas di final Coppa Italia, Rabu lalu. "Sayangnya, kami mendapati beberapa pemain kelelahan di babak kedua seperti Papu Gomez dan Ilicic. Tapi itu alamiah karena kami menjalani tiga pertandingan dalam sepekan," ungkapnya.

Alhasil, tim dengan julukan The Bergamo itu mau tidak mau harus menang atas Sassuolo, akhir pekan nanti untuk memastikan satu tiket Liga Champions. "Liga Champions akan luar biasa karena kami tidak menyangka berkesempatan tampil di sana," ucapnya.

Meski tinggal selangkah lagi meraih kemenangan, Atalanta yang dijadwalkan melakoni laga kandang kontra Sassuolo justru tak bisa bermain di lapangan sendiri, di Stadio Azzuri d'Italia yang sedang direnovasi. Karena itu, Atalanta terpaksa menjalani pertandingan di Mapei Stadium, kandang Sassuolo, di laga terakhir kedua tim.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA