Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Peraih Emas Olimpiade 2020 Dijanjikan Bonus Rp 7,5 Miliar

Selasa 21 Mei 2019 15:39 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi berfoto bersama pelajar Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI), Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (21/5).

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi berfoto bersama pelajar Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI), Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (21/5).

Foto: Republika/Frederikus Dominggus Bata
Menpora menyinggung hadiah pemenang Asian Games yang mencapai Rp 1,5 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Pemerintah menjanjikan bonus selangit untuk peraih emas Olimpiade 2020 Jepang. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi mengungkapkan hal itu saat menyambangi Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI), Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (21/5) siang WITA.

Imam menyinggung kebijakan pihaknya saat memberikan hadiah untuk pemenang Asian Games 2018. Jumlahnya Rp 1,5 miliar untuk pemilik medali emas.

"Jadi untuk yang olimpiade, bonusnya enam kali lipat dari Asian Games. Untuk yang meraih emas olimpiade minimal dapat Rp 7,5 miliar," kata Imam.

Pertanyaan Imam untuk memotivasi para pelajar di SKOI tersebut. Ia berharap segenap calon atlet itu bisa belajar dan berlatih secara maksimal. "Itu bentuk penghormatan negara kepada pahlawan olahraga," ujarnya.

Imam berharap suatu saat lulusan SKOI Kaltim bisa mewakili merah putih di pentas internasional. Sehingga, bisa menghadirkan kebanggan bagi masyarakat lokal dan Indonesia secara keseluruhan.

Pada kesempatan serupa, Imam meminta kesediaan pengusaha atau sponsor berkolaborasi dengan pemerintah. Kolaborasi ini terkait dukungan pendanaan bagi tempat belajar dan atlet dalam konteks individu.

"Kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi, dunia usaha, dan sponsor. Mereka bisa mensponsori para atlet yang akan berangkat ke luar negeri, memenuhi kebutuhan sehari-hari atlet tersebut, nutrisi, dan gizi," ujar pejabat negara berusia 46 tahun ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA