Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Valverde Bantah Barcelona Trauma Usai Kalah dari Liverpool

Ahad 26 May 2019 09:35 WIB

Red: Bayu Hermawan

Ernesto Valverde

Ernesto Valverde

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Valverde menegaskan Barcelona tak dihantui oleh kekalahan dari Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Performa Barcelona mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Puncaknya, Barcelona gagal merebut trofi Copa Del Rey, setelah takluk dari Valencia dengan skor 1-2 di partai final yang digelar di Benito Villamarin, Ahad (26/5) dini hari WIB. Pelatih Barcelona Ernesto Valverde membantah jika menurunnya performa Barcelona, karena psikologis para pemainnya terluka usai disingkirkan oleh Liverpool di babak semifinal Liga Champions.

Pascatersingkir dari Liga Champions, melalui come back fantastis Liverpool, Barcelona memang mengalami penurunan di liga domestik. Bahkan, Lionel Messi, kapten dan mega bintang Barcelona mengakui jika dirinya masih merasa 'sakit' setelah disingkirkan the Reds. Namun, Valverde menegaskan, apa yang terjadi di Anfield, bukanlah penyebab timnya tersungkur dari Valencia di Estadio Benito Villamarin Real Betis di Sevilla.

"Kami telah kalah (di Copa del Rey), tapi penyebabnya bukan karena masalah psikologis pemain," tegasnya usai laga seperti dikutip dari FourFourTwo, Ahad (26/5).

"Kami kalah lagi, itulah kenyataanya, tapi ini pertandingan yang berbeda dengan yang kami mainkan beberapa pekan yang lalu (melawan Liverpool)," katanya.

"Kami belum bisa memenuhi harapan kami sendiri musim ini. Setelah merayakan juara La Liga, kami pikir, kami bisa membuat trebel, karena kami masih berada di jalur persaingan untuk trofi Liga Champions dan Copa del Rey. Tapi kini yang tertinggal adalah perasaan buruk, karena kami tidak bisa memenuhi harapan itu. Kamu disini untuk memenangkan gelar dan bukan hal lain," jelasnya.

Saat ditanya perasaannya usai Barcelona gagal meraih juara Copa del Rey, Valverde mengatakan, dirinya baik-baik saja. Dan berjanji akan membuat Barcelona lebih kuat musim depan.

"Saya merasa baik-baik saja, walau sadar kekalahan akan menempatkan pelatih tim ini di posisi sulit sebab ada tanggung jawab besar. Pelatih selalu ingin membangun tim yang lebih kuat pada dari hari ke hari, dan itu tantangan kami," katannya.

Ahad (26/5) dini hari, Valencia berhasil menghentikan mimpi Barcelona untuk mengulangi prestasi musim lalu, kala meraih dua titel domestik. Dalam laga final Copa del Rey yang digelar di Stadion Benito Villamarin, Sevila, Valencia mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1.

Dengan hasil ini, Barcelona juga gagal mempertahankan titel Copa del Rey yang diraih dalam empat musim terakhir. Tidak hanya itu, untuk pertama kalinya sejak musim 2016/2017, Barcelona hanya bisa meraih satu titel di pentas domestik sepak bola Spanyol. Kegagalan di kancah Copa del Rey musim ini pun semakin menambah luka Barcelona pasca tersingkir secara mengejutkan di babak semifinal Liga Champions.

Sementara buat Valencia, gelar Copa del Rey musim ini merupakan gelar kedelapan Los Che di sepanjang keikutsertaan di pentas Copa del Rey. Ini menjadi gelar Copa del Rey perdana Los Che sejak terakhir kali menang pada musim 2007/2008 atau sejak 11 tahun lalu. Keberhasilan meraih titel Copa del Rey ini pun semakin melengkapi keberhasilan Valencia finis di posisi empat besar La Liga musim ini.

Dalam laga yang digelar di stadion kandang Real Betis itu, Los Che terbukti tampil lebih efektif dibanding Barcelona, terutama di lini depan. Kendati kalah dalam hal penguasaan bola, 77 persen berbanding 23 persen, tapi serangan Los Che jauh lebih efektif ketimbang Barcelona. Ini terukti dalam dua gol yang mampu dicetak Los Che pada babak pertama.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA