Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Vettel: Ferrari Punya Trik untuk Redam Mercedes di Kanada

Jumat 07 Jun 2019 10:30 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel mengendarai mobil SF90.

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel mengendarai mobil SF90.

Foto: EPA-EFE/VALDRIN XHEMAJ
Vettel menjuarai GP Kanada tahun lalu dari pole position.

REPUBLIKA.CO.ID, MONTREAL -- Sebastian Vettel menyatakan, tim Ferrari memiliki sejumlah trik di balapan GP Kanada akhir pekan nanti. Ferrari harus menyulapnya menjadi sesuatu yang spesial jika ingin mengakhiri rentetan kemenangan Mercedes musim ini.

Vettel belum mau menyerah dalam perebutan gelar juara dengan Mercedes, yang sudah memenangi enam balapan musim ini, lima di antaranya dengan finis 1-2.

"Balapan selanjutnya akan sangat krusial bagi kami untuk mencoba kembali ke depan dan memberikan perlawanan yang lebih keras kepada Mercedes," ujar Vettel dalam jumpa pers dilansir Reuters di Montreal, Jumat (7/6). "Jelas kami tertinggal, jelas ada margin yang besar antara Mercedes dan yang lainnya dan kami harus memotong jarak itu dan maju ke depan, jika tidak akan sulit untuk berbalik."

Vettel menjuarai GP Kanada tahun lalu dari pole position dan Mercedes memandang Sirkuit Gilles-Villeneuve ini adalah sirkuit cepat yang karakteristiknya dipandang cocok dengan mobil Ferrari yang kencang di lintasan lurus. Montreal akan menjadi ladang perburuan bagi Lewis Hamilton ketika juara dunia lima kali itu mengincar kemenangan untuk menyamai rekor Michael Schumacher yang menjuarai GP Kanada selama tujuh kali.

Mercedes juga akan membawa mesin spesifikasi 2 ke GP Kanada, sementara Ferrari sudah terlebih dahulu memperkenalkan mesin baru, dua balapan lebih awal, yaitu di Katalunya. "Selalu ada trik yang bisa Anda lakukan, pertanyaannya adalah apakah itu akan membuat perbedaan," kata Vettel.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA