Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Pendukung Timnas Indonesia Mulai Padati SUGBK

Sabtu 15 Jun 2019 17:23 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Pendukung timnas Indonesia mulai berdatangan di GBK jelang laga Indonesia vs Vanuatu, Sabtu (15/6).

Pendukung timnas Indonesia mulai berdatangan di GBK jelang laga Indonesia vs Vanuatu, Sabtu (15/6).

Foto: Republika/Muhammad Ikhwanuddin
Sepak mula laga persahabatan Indonesia melawan Vanuatu dimulai pukul 18.30 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ribuan pendukung tim nasional (timnas) Indonesia mulai memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) beberapa jam sebelum pertandingan bergulir. Menurut jadwal, laga persahabatan Indonesia melawan Vanuatu akan dimulai pukul 18.30 WIB.

Pantauan Republika.co.id di lokasi, penonton masih tersebar di luar stadion karena gerbang masuk belum dibuka penyelenggara. Sembari menunggu, mereka memilih duduk dan berfoto-foto.

Salah satu pendukung timnas Indonesia Iqbal mengatakan, sudah datang ke GBK sejak pukul 16.00 WIB. Meski tinggal di Pancoran, Jakarta, ia tiba lebih awal agar tidak mengantre lama menuju gerbang. 

"Supaya bisa milih kursi di dalam stadion juga," katanya.

Datang bersama kawan-kawan sepermainan, ia berharap skuat Garuda dapat memetik hasil maksimal meski bermain di laga persahabatan. Menurutnya, faktor tuan rumah berperan penting untuk merebut kemenangan.

"Sebagai pendukung tentu ingin menang, apalagi main di kandang sendiri," ujarnya.

Pendukung timnas Indonesia yang lain, Donny, berharap Simon McMenemy selaku pelatih dapat memaksimalkan peran Riko Simanjuntak sejak menit pertama. Ia menilai, Riko merupakan sosok sentral lini serang berkat kelincahannya mengolah bola.

Selain itu, ia berharap Simon dapat mengevaluasi formasi skuat Garuda pada pertandingan kali ini. Pasalnya, racikan 3-4-3 sangat berisiko karena kurangnya komunikasi di sektor belakang sehingga mudah diacak-acak lawan.

"Pola menyerang sudah bagus, tinggal pertahanannya saja yang harus diperbaiki," kata dia.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA