Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

La Liga Jadi Idaman Bintang-Bintang Liga Primer Inggris

Senin 17 Jun 2019 08:43 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Eden Hazard

Eden Hazard

Foto: EPA/Rodrigo Jimenez
Sejarah menunjukkan bintang-bintang Liga Primer Inggris rela ke La Liga di usia emas.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Liga Primer Inggris boleh dianggap sebagai panggung mewah bagi pesepak bola di dunia. Penuh dengan sorotan, uang, dan ketenaran membuat atlet si kulit bundar manapun sulit menolak pesona kompetisi di Negeri Ratu Elizabeth.

Namun, sejarah menunjukkan La Liga Spanyol merupakan muara terbesar bagi bakat-bakat emas sepak bola di dunia. Bahkan, bintang-bintang Liga Primer Inggris pun sulit menolaknya. Terbaru, tentu saja hijrahnya Eden Hazard dari Chelsea ke klub ibu kota Spanyol, Real Madrid, merupakan bukti sahih atas menggodanya La Liga.

Hazard dan sejumlah bintang Liga Primer Inggris lainnya pindah ke La Liga Spanyol pada usia emas, yakni 28 tahun. Bahkan, tidak sedikit di antaranya merapat ke La Liga ketika jaya dalam usia muda di Liga Primer Inggris. Cristiano Ronaldo merupakan contoh terbaik. Pemain terbaik dunia asal Portugal ini berlabuh ke Santiago Bernabeu dalam usia 24 tahun setelah memenangkan segalanya bersama Manchester United (MU) di Inggris.

Tak salah memang La Liga menjadi magnet begitu dahsyat bagi pesepak bola yang sudah mengenyam banyak kesuksesan di Liga Primer Inggris. Mantan bintang lini depan MU, Javier "Chicharito" Hernandez punya obsesi menjadi stadium-rockstar, seperti Luka Modric di Madrid atau Philippe Coutinho di Barcelona.

Modric pindah ke Madrid dari Tottenham Hotspur dalam performa puncak, sedangkan Coutinho menanggalkan status kebintangannya di Liverpool demi Barcelona.

photo
Bintang-bintang Liga Primer Inggris yang merapat ke La Liga.



Chicharito pernah mengatakan, meski bermain di Santiago Bernabeu atau Camp Nou dengan penonton kurang dari 5.000 orang, ia akan tetap menekan batas kemampuannya bak main di final Piala Dunia. Bermain untuk dua kesebelasan La Liga itu dianggap sebagai altar paling tinggi bagi pesepak bola dunia.

"Bisa mewakili tim sekelas (Real Madrid) merupakan mimpi yang terwujud. Semua pemain tahu apa artinya bermain untuk Madrid dan suatu kebanggaan bisa bermain di sini," kata Chicharito ketika baru didatangkan Madrid dari MU pada 2014.

Kerja keras dan keteguhan kuatnya membuat Chicharito menjadi pemain Real Madrid dan tampil di Santiago Bernabeu untuk kali pertama. Dia merupakan antitesis pemain seperti Francesco Totti dan Paolo Maldini.

Sejak awal Chicharito bisa dianggap mengikuti jejak pendahulunya sesama bintang Liga Primer Inggris, Steve McManaman, yang bermain untuk Madrid pada medio 1999-2003 setelah didatangkan dari Liverpool psfs usia emas. Siapa pula yang sulit melupatkan ketika Thiery Henry yang dijuluki raja di Arsenal memilih hengkang ke Barcelona ketika memasuki usia 29 tahun.

Fragmen di atas menjadi segelintir cerita perjalanan pesepak bola bintang Liga Inggris yang sedang berada pada usia emas berbondong-bondong hijrah ke kompetisi Liga Spanyol. Fenomena itu kembali terjadi pada musim panas kali ini, tepatnya beberapa tahun setelah Real Madrid mendatangkan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur dan Barcelona mengikat Philippe Coutinho dari Liverpool. Kini kompetisi Liga Spanyol kembali didatangi pemain bintang dari Liga Primer Inggris.

Hal itu dipastikan saat Madrid mengikat bintang Chelsea, Hazard, dengan harga mencapai 100 juta euro. Alhasil, satu lagi pemain top singgah di Los Blancos. Hazard diikat dengan kontrak selama empat tahun.

Ternyata, tidak semua mantan pemain Liga Primer Inggris bisa sukses ketika merumput di La Liga Spanyol, khususnya Madrid dan Barcelona. Tidak sedikit dari mereka, seperti Chicharito, yang hanya sekadar numpang lewat di Santiago Bernabeu ataupun Camp Nou.

Sementara itu, melihat usianya yang sudah mencapai 28 tahun, Hazard dianggap sedikit terlambat untuk bergabung dengan Los Merengues. Namun, ia kerasaan bahwa saat ini ia masih berada dalam performa terbaiknya, seperti dalam usia emas seniman sepak bola.

"Saya sudah lama memikirkan untuk pindah ke sini. Namun, saya pikir tidak terlalu telat bagi saya untuk bergabung di Madrid karena saya tengah berada dalam usia terbaik bagi pemain sepak bola," kata kapten timnas Belgia itu.

Tidak dapat dimungkiri bahwa pesepak bola asal Belgia tersebut memiliki waktu yang lebih sedikit pada periode terbaiknya. Namun, Luis Suarez yang kini sukses di Barca pun pindah ke Camp Nou pada usia 27 tahun. Sebelum berkostum Blaugrana, Suarez adalah pujaan publik Anfield.

Selain Suarez, satu nama bintang lain yang pindah pada puncak usia emas ke La Liga Spanyol adalah David Beckham. Sang megabintang Inggris itu rela melepas status superstar di MU untuk bergabung ke Ibu Kota demi meraih kesuksesan di Bernabeu. ed: gilang akbar prambadi

Bintang Liga Primer Inggris yang hijrah ke La Liga:

Steven McManaman (27 tahun); Liverpool-Real Madrid (1999)
David Beckham (28); Manchester United-Real Madrid (2003)

Michael Owen (25); Liverpool-Real Madrid (2004)
Thomas Gravesen (28); Everton-Real Madrid (2005)

Thierry Henry (29); Arsenal-Barcelona (2007)
Cristiano Ronaldo (24); Manchester United-Real Madrid (2009)

Luka Modric (26); Tottenham Hotspur-Real Madrid (2012)
Gareth Bale (23); Tottenham Hotspur-Real Madrid (2013)

Luis Suarez (27); Liverpool-Barcelona (2014)
Philippe Coutinho (26); Liverpool-Barcelona (2018)

Eden Hazard (28); Chelsea-Real Madrid (2019).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA