Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Arturo Vidal: Chile adalah Tim yang Harus Ditakuti

Selasa 18 Jun 2019 02:50 WIB

Rep: Muhammad Tiarso Baharizqi/ Red: Dwi Murdaningsih

Arturo Vidal

Arturo Vidal

Foto: AP Photo/Manu Fernandez
Chile akan menghadapi Jepang di pertandingan Copa America.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang menghadapi Jepang, pemain Chile Arturo Vidal percaya bahwa Chile adalah tim yang harus ditakuti pada ajang Copa America tahun ini. Ia beranggapan bahwa negaranya ingin segera bangkit setelah tidak lolos ke Piala Dunia musim panas lalu di Rusia.

"Skuad ini harus ditakuti, dari awal hingga final," kata gelandang Barcelona kepada pers dari hotel tim di Sao Paolo, seperti dikutip Goal.com.

Juara bertahan dua kali ini telah memenangkan dua gelar Copa America terakhir, yakni pada tahun 2015 dan 2016 setelah mengalahkan Argentina melalui adu penalti. Skuad Chile saat ini telah mengalami beberapa perombakan serius.

Di Skuat tersebut, Vidal yang berusia 32 tahun dan merupakan salah satu pemain tertua dalam 23 pemain yang dipilih untuk  mengikuti turnamen, yang berlangsung di Brasil.

Meskipun demikian, Vidal berpikir Chile memiliki apa yang diperlukan untuk membuat kesan dalam kompetisi musim panas ini menjelang pertandingan pertama mereka saat mengahadapi Jepang pada senin (17/6). Sebagaimana diketahui Jepang merupakan salah satu tim yang diundang pada ajang Copa America tahun ini.

Dalam ajang Copa America tahun ini, Jepang membawa pasukan yang tidak berpengalaman ke Amerika Selatan, dengan 17 pemainnya yang belum melakukan debut internasional mereka. Salah satu pemain yang telah muncul untuk Jepang adalah pemain baru Real Madrid, Takefusa Kubo, yang dijuluki 'The Japanese Messi.'

Sekalipun dijuluki sebagai 'Messi-nya Jepang, Vidal menegaskan bahwa timnya siap menghadapi tantangan yang akan ditawarkan Kubo dan rekan setimnya.

"Kubo adalah pemain dengan kualitas nyata, ada alasan dia ada di Real Madrid. Kami telah melihatnya, menganalisisnya dengan sangat baik dan kami tahu cara menghentikan pemain ini," ujar mantan pemain Juventus dan Bayern Munich tersebut.

“Jepang adalah tim yang rapi, mereka cepat dan kami harus berhati-hati, berkonsentrasi dan ketika mereka keluar untuk bermain kami harus menyerang mereka dengan sangat cepat karena setelah itu mereka masuk ke 4-5-1 dan sangat sulit untuk mencetak gol sebuah tujuan," ucap dia.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA