Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Mengenal Sosok Pelatih Baru AC Milan, Marco Giampaolo

Kamis 20 Jun 2019 09:40 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Marco Giampaolo

Marco Giampaolo

Foto: EPA-EFE/RICCARDO ANTIMIANI
Giampaolo akan mulai bertugas di Milanello pada 1 Juli.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- AC Milan resmi mengikat Marco Giampaolo sebagai pelatih baru menggantikan posisi Gennaro Gattuso pada musim 2019/2020. Giampaolo dikontrak selama dua tahun dan opsi perpanjangan untuk tahun ketiga jika mampu membawa i Rossoneri tampil bagus.

La Gazzetta dello Sport, Rabu (19/6), melaporkan Giampaolo akan mulai bertugas di Milanello pada 1 Juli. Ia mendapatkan bayaran sebesar 2 juta euro per musim.

Baca Juga

Meski dianggap bukanlah pelatih dengan jam terbang tinggi seperti Carlo Ancelotti, Massimiliano Allegri atau Antonio Conte, Giampaolo masih dinilai sebagai pelatih yang sangat berpengaruh di sepak bola Italia saat ini.

Allenatore berusia 51 tahun itu berbekal catatan kariernya sebagai pelatih utama bersama Ascoli pada 2004 silam. Sebelumnya, ia assisten pelatih di Pescara pada 2000. Giampaolo dianggap memiliki gaya permainan yang sama seperti Maurizio Sarri.

Karier Giampaolo pun kerap tak pernah lama bertahan di satu tim. Setelah Ascoli ada tujuh tim yang sudah ia tangani seperti Cagliari, Catania, dan Brescia. Namun, kiprahnya begitu mentereng saat membesut Empoli pada 2015.

Giampaolo menggantikan Sarri sebagai manajer tim asal Tuscan ketika Sarri memutuskan berlabuh ke Napoli, dan Giampaolo sukses memperbaiki posisi Empoli di papan klasemen Serie A. Empoli nyaris berlaga di Eropa sampai akhir musim 2015/2016.

Sampdoria mengetahui kehebatan Giampaolo dan memilihnya menjadi manajer mereka setahun kemudian ketika Vincenzo Montella mengambil alih AC Milan pada musim 2016/2017. Giampaolo mengubah Blucerchiati menjadi tim tangguh.

Ia bahkan mampu memoles penyerang gaek Fabio Quagliarella yang sudah berusia 36 tahu  menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Italia musim lalu, mengalahkan Cristiano Ronaldo.

Tak hanya itu, ia juga sukses mengorbitkan nama-nama besar seperti Milan Skriniar, Duvan Zapata, Lucas Torriera, Bruno Fernandes, dan Piotr Zielinski. Formasi 4-3-1-2 yang digunakan Giampaolo dinilai akan sangat cocok dengan filosofi permainan Milan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA