Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Menang karena Vettel Dihukum, Hamilton: Bukan Keinginan Saya

Senin 10 Jun 2019 17:35 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel (kiri) tampak bersebelahan dengan pemenang GP Kanada, Lewis Hamilton yang merupakan pembalap Mercedes, di Montreal,  Ahad (9/6).

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel (kiri) tampak bersebelahan dengan pemenang GP Kanada, Lewis Hamilton yang merupakan pembalap Mercedes, di Montreal, Ahad (9/6).

Foto: AP
Sebastian Vettel yang berhasil finis di posisi pertama terkena penalti lima detik.

REPUBLIKA.CO.ID, MONTREAL -- Lewis Hamilton meraih kemenangan ketujuhnya di GP Kanada, Montreal, Quebec, Senin (10/6). Namun, gelar di GP Kanada itu bukan karena pembalap Mercedes tersebut berada di posisi terdepan. Hamilton juara karena Sebastian Vettel yang berhasil finis di posisi pertama terkena penalti lima detik, usai keluar dari trek Sirkuit Gilles Villeneuve dan kembali ke jalur dengan membahayakan Hamilton pada Lap 48.

Baca Juga

Vettel melakukan kesalahan di tikungan tiga, yang membuatnya melewati rumput. Ia kehilangan kendali dan nyaris menabrak Hamilton ketika masuk kembali ke jalur. Akibatnya, Hamilton pun disoraki oleh para pendukung Ferrari. Namun, pembalap asal Inggris itu menyatakan bahwa kemenangan dengan cara ini bukanlah hal yang diinginkannya.

"Jelas itu bukan cara yang saya inginkan untuk menang," kata Hamilton, dikutip dari laman resmi F1, Senin (10/6).

Hamilton terus menekan Vettel sepanjang balapan. Ketika balapan tersisa 22 lap, Hamilton sukses memaksa Vettel melakukan kesalahan. Pembalap Ferrari itu pun melebar di tikungan tiga dan masuk kembali di tikungan empat. Lalu Hamilton berusaha masuk mengambil sudut di tikungan empat. 

"'Normalnya saya mengambil (peluang di) belokan. Saat Anda kembali ke trek, Anda tidak ingin langsung balapan, melainkan kembali dengan aman. Itu asumsi saya," jelas Hamilton.

Menurutnya, semua pembalap berjuang mempertahankan temperatur rem di sirkuit Gilles Villeneuve. Ia menilai trek yang dilalui itu cukup menantang, sehingga sulit untuk terus membuntuti Vettel. Namun ia memuji performa ban yang digunakan dalam GP Kanada kali ini. Tapi ia menegaskan bahwa apapun hukuman yang diberikan penyelenggara balapan terhadap Vettel, itu bukan keputusannya.

"Saya tidak tahu apa yang mereka (fan Ferrari) soraki. Mungkin keputusannya," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA