Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Ratu Tisha Diangkat Jadi Wakil Presiden AFF

Selasa 25 Jun 2019 05:57 WIB

Red: Israr Itah

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria dalam acara Launching Shopee Liga 1 2019, di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria dalam acara Launching Shopee Liga 1 2019, di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
Tisha menjadi wanita Asia Tenggara pertama yang memegang jabatan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria telah ditunjuk sebagai wakil presiden Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) untuk periode 2019-2023. Tisha menjadi wanita Asia Tenggara pertama yang memegang jabatan ini setelah AFF menggelar kongres luar biasa di Laos pada Sabtu (22/6), menurut situs web resmi PSSI, Senin (24/6).

Baca Juga

Dua orang lainnya yang ditunjuk sebagai wakil Presiden AFF adalah Pangeran Sufri Bolkiah, yang adalah presiden Asosiasi Sepak Bola Brunei Darussalam, dan Lim Kia Tong, yang merupakan presiden Sepak Bola Singapura.

"Saya mengucapkan selamat kepada tiga tokoh atas pengangkatan mereka sebagai wakil presiden baru. Mereka datang dengan banyak pengalaman dan akan berkontribusi secara luas untuk pengembangan AFF di masa depan. Kami sekarang memiliki tim yang dinamis. Kami bertekad untuk membawa AFF ke tingkat pencapaian yang lebih tinggi," kata Presiden AFF untuk periode 2019-203, Mayor Jenderal Khiev Sameth dari Kamboja.

Dato Sri Francisco Kalbuadi Lay dari Timor Leste sebelumnya telah ditunjuk sebagai wakil presiden AFF pada Maret 2019.

Penunjukan Ratu Tisha untuk jabatan wakil presiden AFF telah menambah prestasi kariernya di dunia sepak bola. Dia juga wanita pertama yang memegang jabatan sekretaris jenderal PSSI sejak asosiasi itu didirikan pada 19 April 1930.

Dia juga pernah menjadi direktur kompetisi Gelora Trisula Semesta (GTS), operator turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 yang menggantikan Liga Indonesia ketika PSSI masih dikenai sanksi FIFA.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA