Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Jose Antonio Reyes Pacu Mobilnya 237 Kilometer per Jam

Senin 03 Jun 2019 15:37 WIB

Red: Friska Yolanda

Sejumlah kerabat mengangkat peti mati pesepak bola Jose Antonio Reyes sebelum pemakaman di Sevilla, Senin (3/6). Reyes tewas dalam sebuah kecelakaan di jalan tol Sevilla pada Sabtu (1/6).

Sejumlah kerabat mengangkat peti mati pesepak bola Jose Antonio Reyes sebelum pemakaman di Sevilla, Senin (3/6). Reyes tewas dalam sebuah kecelakaan di jalan tol Sevilla pada Sabtu (1/6).

Foto: AP Photo/Miguel Morenatti
Reyes diketahui sudah lama tidak menggunakan mobilnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jose Antonio Reyes tewas setelah mobil Mercedes miliknya kehilangan kendali pada Sabtu (1/6) waktu setempat. Menurut laporan terbaru yang dirilis Senin (3/6), kecelakaan itu terjadi saat kendaraan dipacu dengan kecepatan 237 kilometer (km) per jam

Baca Juga

Harian olahraga Spanyol Mundo Deportivo mengungkapkan polisi telah merilis laporan awal mengenai kecelakaan itu. Laporan itu menunjukkan bahwa ia memacu mobil tersebut dengan kecepatan tinggi, yang menjadi penyebab kecelakaan hingga merenggut nyawa mantan pemain Arsenal itu dan sepupunya, Jonanthan Reyes.

Menurut laporan tersebut, Reyes diketahui tidak menggunakan kendaraan itu selama beberapa bulan. Kondisi ban mobilnya juga diketahui tidak bagus.

Pesepak bola berusia 35 tahun itu dan Jonathan (23), tewas seketika setelah Mercedes Brabus S550V keluar dari jalan tol pada Sabtu tengah hari di dekat kota Alcala de Guadaira, Sevilla. Mobil tersebut diperkirakan menabrak beberapa penghalang beton di sisi jalan tol sebelum terbalik dan terbakar. 

Seorang penumpang lainnya Manuel Calderon juga ikut berada di dalam mobil itu. Penumpang tersebut selamat dengan luka bakar yang mencapai 60 persen.

Reyes saat itu sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Utreta dekat Sevilla dengan dua penumpangnya setelah sesi latihan di Extremadura, klub tempat ia bermain.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA