Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Persela Bernafsu Berikan Perlawanan Ketat kepada Bhayangkara

Rabu 26 Jun 2019 09:14 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Penjaga gawang Bhayangkara FC Awan Seto (kanan) berusaha mengamankan bola dari pesepak bola Persela Lamongan Loris Arnaud (kiri) dalam lanjutan Liga-1 Indonesia di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu (16/9).

Penjaga gawang Bhayangkara FC Awan Seto (kanan) berusaha mengamankan bola dari pesepak bola Persela Lamongan Loris Arnaud (kiri) dalam lanjutan Liga-1 Indonesia di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu (16/9).

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Laga Bhayangkara vs Persela digelar malam ini WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Laga tunda pekan keempat Liga 1 2019 antara Bhayangkara FC dan Persela Lamongan akhirnya digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barta, pada Rabu (26/6). Sebagai penantang, Persela bertekad untuk mencuri tiga poin di kandang lawan. Persela yang berhasil menahan imbang juara bertahan, Persija Jakarta, itu terlihat lebih percaya diri.

Hasil akhir 0-0 saat menjamu Persija di Stadion Gelora Surajaya Lamongan, Sabtu (22/6), merupakan kesuksesan pertama bagi tim besutan Aji Santoso melakukan clean sheet selama kompetisi Liga 1 2019. Meskipun belum berhasil mengamankan tiga poin di kandang, menurut Aji, itu merupakan hasil gemilang duet antara Mawouna Kodjo Amevor bersama Zaenuri di lini belakang. Tidak menutup kemungkinan, Aji akan mempertahankan duet di antara kedua pemain tersebut saat menantang Bhayangkara FC.

Selain itu, menurut dia, permainan di lini depan saat menjamu Persija pun tidak terlalu buruk. "Ada banyak peluang yang seharusnya jadi gol, tapi tidak jadi karena memang bagusnya penampilan Andritany (kiper Persija). Menurut saya, lini depan tidak ada masalah," kata Aji dalam konferensi pers menjelang laga di Stadion Patriot Chandrabhaga.

Mengenai calon lawannya nanti, Aji mengakui the Guardian memiliki materi pemain yang komplet. Terlebih, saat ini Bhayangkara diperkuat oleh Flavio Beck Junior. Gelandang asal Brasil itu tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sementara sampai Liga 1 2019 pekan kelima. Flavio mampu mencetak empat gol dari empat pertandingan. Aji mengungkapkan, pergerakan pemain berusia 32 tahun itu menjadi salah satu yang perlu diantisipasi.

"Walaupun tidak akan menggunakan penjagaan khusus, kami akan sedikit waspada dengan pemain yang berbahaya, tidak hanya Flavio saja, termasuk Ilham Udin dan Dendi yang menurut saya juga memiliki penampilan yang cukup impresif di musim ini," ujar dia.

Aji memastikan anak asuhnya akan tetap bermain dengan motivasi yang tinggi untuk meraih tiga poin di kandang Bhayangkara FC. Senada dengan itu, gelandang Persela, Ahmad Baasith, menegaskan timnya datang ke Bekasi bukan sekadar untuk liburan atau main-main.

"Kita di sini untuk mendapatkan hasil terbaik dan insya Allah di pertandingan bisa menampilkan permainan terbaik dan meraih tiga poin," kata Baasith.

Sementara itu, di kubu tuan rumah, dua pemain Bhayangkara FC, Indra Kahfi dan Wahyu Tri Nugroho, dipastikan absen saat menghadapi Persela Lamongan. Keduanya masih dalam proses pemulihan cedera. Wahyu Tri dan Indra mengalami cedera ketika menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jumat (21/6).

Pelatih Bhayangkara FC, Alfredo Vera, mengatakan, akan menggantikan Wahyu dengan Awan Setho Raharjo. Selebihnya, the Guardian memastikan telah mempersiapkan diri menjamu Persela. Pada laga sebelumnya, Flavio Beck yang berhasil menjadi play maker, ke depannya Alfredo berharap pemain lain juga dapat memanfaatkan peluang yang ada semaksimal mungkin.

"Semua pemain siap, yang di dua pertandingan kemarin dia (Flavio) cetak gol karena dia yang bisa cetak gol, yang lain juga pasti akan ada kesempatan. Yang paling penting kita bisa manfaatkan semua peluang yang kita punya, semoga yang lain juga bisa cetak gol besok," kata Alfredo.

Pemain Bhayangkara, Dendy Sulistyawan, mengakui laga melawan Persela Lamongan merupakan pertandingan yang emosional baginya. Sebagai pemain yang berasal dari Lamongan, dia pastikan akan berjuang 100 persen untuk Bhayangkara, timnya saat ini.

"Bagi saya itu pasti pertandingan yang emosional ya, itu tempat kelahiran saya, tapi di sini saya sekarang sedang membela tim bhayangkara, jadi saya bakalan 100 persen untuk bhayangkara," ujar Dendy.

Mengenai gol yang tak kunjung hadir darinya, dia yakin akan tiba waktu baginya untuk mencetak gol. "Pasti ada momennya saya cetak gol, mungkin introspeksi buat saya kemarin dapat peluang, tapi tidak cetak gol. Pertandingan besok dan selanjutnya saya harus bisa memanfaatkan peluang, tapi yang terpenting kemenangan buat tim saya dulu," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA