Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Susy Susanti: Tunggal Putra Punya Peluang Juara

Rabu 26 Jun 2019 10:43 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Susy Susanti

Susy Susanti

Foto: ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Tunggal putra menjadi salah satu andalan di ajang Blibli Indonesia Open 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti menyatakan bahwa nomor tunggal putra menjadi salah satu andalan di ajang Blibli Indonesia Open 2019. Grafik penampilan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang bergerak naik membuat Susy menaruh harapan.

"Kalau lihat progres tunggal putra memang bagus, meskipun levelnya masih belum tinggi, tapi paling tidak ada peningkatan dari kepercayaan diri mereka. Saya rasa tunggal putra punya peluang, jadi ajang pembuktian bagi mereka," kata Susy dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (26/6).

Berdasarkan hasil undian yang baru saja dirilis di situs Badminton World Federation (BWF), Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berada di pool atas, sedangkan Tommy Sugiarto, menempati pool bawah.

Di babak pertama, Anthony akan bertemu dengan Lu Guangzu dari Cina. Jika lolos hingga perempat final, kemungkinan besar akan terjadi pertemuan yang dinanti-nanti para pecinta bulu tangkis, yaitu duel antara Anthony dengan Kento Momota, pemain nomor satu dunia asal Jepang.

photo
Jonatan Christie


Sementara itu, Jonatan Christie bakal bertemu dengan Rasmus Gemke, pemain asal Denmark. Jika perjalanannya mulus, di babak perdelapan besar, Jonatan kembali akan bertemu dengan Chou Tien Chen, pemain andalan Taiwan.

Sedangkan, Tommy Sugiarto sudah harus berhadapan dengan pemain unggulan di laga pertama, yaitu pebulu tangkis asal Cina, Chen Long. Jika berhasil membuat kejutan dan lolos ke perempat final, besar kemungkinan Tommy akan berjumpa dengan pemain Cina lainnya Shi Yuqi, yang menempati unggulan kedua.

"Saya rasa mereka bisa mengatasi (lawan-lawan), asalkan persiapannya matang dan apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di pertandingan nanti," ujar kepala pelatih tunggal Putra PBSI Hendry Saputra.

Hendry juga menuturkan bahwa banyak yang tidak memprediksi Anthony bisa meraih gelar di China Open 2018 yang juga turnamen Super 1000, selevel dengan Blibli Indonesia Open 2019. Hendry meyakini jika para pemain ingin dapat menaklukkan panggung bulu tangkis elite, maka para pemain itu harus bisa menerapkan strategi yang telah direncanakan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA