Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Tite Dihantui Rekor Buruk Brasil Adu Penalti Lawan Paraguay

Kamis 27 Jun 2019 13:04 WIB

Red: Israr Itah

Pelatih Brasil Tite

Pelatih Brasil Tite

Foto: EPA-EFE/Fernando Bizerra
Brasil dua kali disingkirkan oleh Paraguay lewat adu penalti di Copa America.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Brasil Tite mengaku mengkhawatirkan ketidakadilan dari adu tendangan penalti di tengah persiapan tuan rumah menghadapi Paraguay di perempat final Copa America, Jumat (27/6) pagi. Brasil dihantui catatan buruk adu tendangan penalti melawan negara tetangganya di sebelah barat itu. Brasil dua kali disingkirkan oleh Paraguay lewat adu penalti di Copa America. Kali ini, adu penalti dapat terjadi lebih awal di Copa America.

Baca Juga

Pada 2011 di Argentina, Paraguay menghancurkan Brasil 2-0 lewat adu tendangan penalti sehingga lolos ke final untuk takluk kepada Uruguay dalam pertandingan memperebutkan gelar juara. Empat tahun kemudian di Cile, Paraguay mengulanginya lagi setelah menang 4-3 lewat adu penalti, meskipun saat itu Paraguay dihancurkan Argentina 1-6 di semifinal.

"Saya tak bisa tetap tenang menghadapi adu tendangan penalti, saya tak pernah mengubah pandangan saya mengenai hal itu," kata Tite dalam jumpa pers di Gremio Arena di Porto Alegre di mana pertandingan Jumat esok itu diadakan.

"Adu penalti itu tidak adil, adu penalti mempersonalkan keberhasilan atau kegagalan dan itu tidak adil," kata dia menunjuk contoh mantan pemain Marco Antonio.

"Dia (Antonio) kalah pada final kejuaraan Brasil dan mengurung diri di dalam rumahnya selama dua sampai tiga hari. Saya tak tahu harus bagaimana tetapi mereka harus mencari cara lain." 

Tetapi asisten pelatih Cleber Xavier mengaku Selecao sudah berlatih tendangan penalti dan akan membahas strategi untuk itu.

Secara kolektif, Brasil sebagai sebuah tim memang paranoid pada kemungkinan Paraguay membalikkan peruntungan di lapangan Gremio Arena dan bermain untuk mengincar adu penalti. Paraguay diperkirakan akan memilih pendekatan agresif dan defensif dengan harapan pertandingan berakhir dengan adu penalti.

Titre memperkirakan Paraguay akan memasang formasi dua penyerang empat gelandang. Satu pemain dengan kualitas lebih, striker kedua seperti (Miguel) Almiron -- dan satunya lagi (Federico) Santander atau (Oscar) Cardozo sebagai penyerang tengah. "Mereka sangat agresif, mereka mencetak banyak gol sehingga kami harus bekerja keras agar bisa menghalau mereka," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA