Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Ferrari Punya Pekerjaan Besar Lengserkan Dominasi Mercedes

Kamis 27 Jun 2019 14:09 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Pebalap Ferrari Sebastian Vettel.

Pebalap Ferrari Sebastian Vettel.

Foto: AP Photo/Hassan Ammar
Di GP Prancis, Mercedes mendominasi podium.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Kepala tim Ferrari Mattia Binotto mengatakan, Ferrari tetap memiliki pekerjaan besar di GP Austria, akhir pekan ini, dalam misi melengserkan dominasi Mercedes. Setelah hasil kurang memuaskan di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, evaluasi dilakukan tim mengenai kelemahan mobilnya.

Baca Juga

Di GP Prancis, Mercedes mendominasi podium dengan Lewis Hamilton keluar sebagai juara. Valtteri Bottas menyusul di urutan kedua. Charles Leclerc menyelematkan wajah Ferrari dengan naik podium pada posisi ketiga.

"Kami terus memahami dengan lebih baik mobil kami, kami punya beberapa ide," kata Binotto kepada media di Prancis, dikutip Formula 1, Rabu (26/6).

Binotto mengungkapkan timnya telah memberikan catatan atas jalannya seri balapan sebelumnya. Termasuk keunggulan-keunggulan Ferrari. Dia berharap kinerja mobil dan pembalapnya di sirkuit akan datang lebih baik.

Pengembangan terhadap mobil, menurut Binotto, mutlak harus dilakukan. Ferrari harus mempunyai mobil yang bisa menyesuaikan diri dalam situasi apapun. Dengan begitu diyakini akan mampu menggeser dominasi Mercedes.

Terkait GP Austria, Binotto menilai lintasan di Sirkuit Red Bull Ring berbeda dengan Paul Ricard. Pada sektor pertama, di sana terdapat lintasan lurus yang panjang. Selain itu terdapat beberapa lintasan dengan sudut kecepatan rendan, sedang dan tinggi.

“Kami memiliki berbagai item pengujian untuk dievaluasi, terutama untuk memberi kami gambaran yang lebih jelas mengapa beberapa pembaruan yang kami bawa ke Le Castellet tidak berfungsi seperti yang diharapkan,” kata Binotto.

Kendati demikian, Binotto mengklaim secara umum kecepatan mobilnya mulai kembali ke jalur yang benar. Usaha akan terus dilakukan dalam memahami unsure-unsur yang tidak berjalan sesuai rencana di Prancis. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA