Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

Tuesday, 25 Muharram 1441 / 24 September 2019

PSG Enggan Menyerah Dapatkan De Ligt

Kamis 27 Jun 2019 19:01 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Kapten Ajax Matthijs De Ligt (kanan) menggiring bola dikejar striker Juventus Cristiano Ronaldo.

Kapten Ajax Matthijs De Ligt (kanan) menggiring bola dikejar striker Juventus Cristiano Ronaldo.

Foto: EPA-EFE/OLAF KRAAK
Direktur Olahraga PSG Leonardo Araujo masih menjalin kontak dengan manajemen Ajax.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Klub kaya asal Prancis Paris Saint-Germain (PSG) belum menyerah untuk mendapatkan tanda tangan bek tengah Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt pada bursa transfer musim panas ini. Padahal, sang pemain dilaporkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Juventus.

Banyak sumber percaya apabila Juventus telah membuat kontrak dengan De Ligt. Sang bek muda akan dibayar 8 juta euro per musim plus bonus, dengan total pendapatan bersih mencapai 12 juta euro. Bianconeri memasukkan klausul rilis sebesar 150 juta euro untuk bek berusia 19 tahun, yang menurut laporan Gianluca Di Marzio menjadi alasan PSG menarik diri.

Baca Juga

Namun, wartawan sepak bola Italia, Fabrizio Romano, disadur Football Italia, Kamis (27/6), mengklaim klub asal Prancis itu belum menyerah mendapatkan tanda tangan De Ligt. Sebab, Direktur Olahraga PSG Leonardo Araujo masih menjalin kontak dengan manajemen Ajax dan agen Mino Raiola.

Leonardo yang baru kembali ke Parc des Princes usai meninggalkan AC Milan, memiliki keinginan besar kepada De Ligt. Ia sedang berusaha meyakinkan sang agen dan klub asal Negeri Kincir Angin untuk menjual De Ligt ke PSG.

De Ligt menjadi komoditi panas bagi klub top Eropa. Berkat penampilan impresifnya membawa Ajax juara Eredivise Belanda 2018/2019, serta sukses melangkah ke semifinal Liga Champions banyak klub Eropa kepincut akan stopper bertinggi badan 189 cm.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA