Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Komentar Berkelas Pochettino Usai Kalah di Final Champions

Ahad 02 Jun 2019 22:04 WIB

Red: Bayu Hermawan

Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino

Foto: AP/Dave Thompsonker
Pochettino menilai Liverpool layak menjadi juara Liga Champions

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengucapkan selamat kepada Liverpool karena berhasil menjadi juara Liga Champions musim ini. Meski gagal, Pochettino mengatakan dirinya tetap bangga dengan perjuangan pasukan the Lily White karena berhasil menembus babak final kompetisi terelit antar klub di benua Eropa.

Tottenham harus mengubur mimpi menorehkan sejarah, dengan merebut trofi Liga Champions pertama mereka. Dalam final yang digelar di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Ahad (2/6) dini hari, the Lily White dikalahkan the Reds dengan skor 0-2 melalui gol yang dicetak Mohamed Salah dan Divock Origi.

Usai pertandingan dengan besar hati, pelatih asal Argentina itu mengakui jika Liverpool pantas menjadi juara. "Saya pikir saya perlu mengatakan sesuatu, saya ingin mengucapkan selamat kepada Liverpool, Juergen Klopp, para pemain, klub dan penggemar," katanya.

"Mereka (Liverpool) memiliki musim yang luar biasa, dan menutup dengan memenangkan Liga Champions," katanya.

Pochettino mengakui, kekalahan memang selalu menyakitkan, namun dirinya memilih untuk segera move on. Pochettino juga tetap bangga dengan perjuangan anak-anak asuhnya, meski gagal membawa pulang trofi Liga Champions.

"Saya merasa sangat bangga dengan upaya mereka, dan bagaimana mereka berjuang. Kami bertarung dan kami bermain sangat bagus di babak kedua, namun kami tidak beruntung," ujarnya.

"Ini tentang mencoba, percaya dan membangun perjalanan, jadi kami bisa sesegera mungkin melakukan lagi musim depan," katanya.

Seperti diketahui, Tottenham tampil apik sepanjang Liga Champions musim ini. the Lily White melangkah ke final setelah melakukan come back fantastis dari Ajax Amsterdam.

Namun, dalam laga final, gol cepat Mohamed Salah melalui titik penalti saat pertandingan baru menginjak menit kedua, seolah meruntuhkan kepercayaan diri Tottenham. the Lily White tampil lebih baik di babak kedua, namun gol dari Divock Origi mengakhiri mimpi mereka untuk merebut trofi Liga Champions.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA