Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Asprov PSSI Jabar Gelar Diskusi Sepak Bola

Senin 01 Jul 2019 20:28 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Seorang karyawan melintasi tulisan PSSI di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Jumat (26/2).

Seorang karyawan melintasi tulisan PSSI di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Jumat (26/2).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Ajang ini digunakan untuk silaturahmi antartokoh sepak bola Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Asosiasi Sepak Bola Provinsi (Asprov) Jawa Barat menggelar diskusi sepak bola di Jalan Banda, Kota Bandung, Senin (1/7). Dalam diskusi ini turut hadir manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, manajer Blitar Bandung United Yoyo S Adireja, tokoh sepak bola M Iriawan, dan lapisan sepak bola lainnya.

Ketua Asprov Jabar Tommy Apriantono menyatakan, diskusi ini bertujuan untuk sepak bola Indonesia lebih baik. Selain itu, ajang ini digunakan untuk silaturahmi antartokoh sepak bola Jawa Barat dari mulai klub, pengurus, legenda, hingga suporter.

"Supaya Pak Iwan tahu apa yang diharapkan masyarakat. Seperti Viking yang selalu bermasalah dengan Jakmania tapi bisa akur dengan Bonek. Aremania bisa akur dengan Jakmania tapi bermasalah dengan Bonek, itu yang jadi pekerjaan kita," kata Tommy usai acara.

Dalam diskusi ini, Iwan Bule turut diperkenalkan sebagai calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI). Tommy menyebutkan, Iwan membutuhkan masukan mengenai sepak bola. Untuk itu, Asprov Jabar memfasilitasi melalui roadshow diskusi. "Jadi intinya Pak Iwan mau menerima masukan dulu dari yang lain dan yang lain harus tahu siapa Pak Iwan, jangan jadi beli kucing dalam karung," kata Tommy.

Iwan Bule, sapaan M Iriawan, menyebut diskusi ini terhitung mendadak. Dia mengaku ingin berdiskusi bersama lapis sepak bola.

"Sebetulnya ini tidak direncanakan, saya ada kegiatan di Jawa Barat. Tapi saya diminta oleh Asprov untuk ngobrol bareng dan kami diskusi masalah sepak bola Indonesia, agar maju di level internasional," kata Iwan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA