Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Messi Keluhkan Wasit Usai Argentina Dijegal Brasil

Rabu 03 Jul 2019 16:01 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Lionel Messi

Lionel Messi

Foto: AP/Eugenio Savio
Lionel Messi menilai Argentina hanya mengalami nasib sial dijegal Brasil.

REPUBLIKA.CO.ID, BELOHORIZONTE -- Timnas Argentina dipaksa menelan kekalahan 0-2 dari Brasil pada semifinal Copa America 2019 yang berlangsung di Stadion Miniearo, Belo Horizonte, Rabu (3/7) pagi WIB. Sang kapten Lionel Messi menilai Argentina hanya mengalami nasib sial dijegal Brasil.

Baca Juga

Snag megabintang Barcelona merasa kecewa dengan keputusan wasit dengan tidak menjatuhkan sanksi pada tuan rumah saat Arthur menjegal bek tengah Argentina Nicolas Otamendi.

"Ada penalti yang tak diberikan. Kami, hanya kurang beruntung," kata Messi selepas laga dilansir Reuters.

Ia menilai Conmebol harus memperhatikan keluhannya ini. Sebab, ia melihat bukan hanya satu momen itu Brasil diuntungkan. Namun, Messi menegaskan, ia tak mau mencari alasan.

Dewi Fortuna dianggap tak berpihak pada skuat Lionel Scaloni. Alasannya, Argentina lebih mengendalikan permainan dan mencatat jumlah peluang lebih banyak ketimbang Selecao. Tetapi, dua gol Gabriel Jesus serta Roberto Firmino membuat asa mereka lenyap dari perebutan gelar juara.

"Saya pikir kami melakukan upaya besar dengan kualitas permainan, dan kami memiliki peluang dengan dua bola membentur tiang gawang (Brasil)," sambung pesepak bola 32 tahun.

Argentina memiliki 14 tembakan di sepanjang pertandingan dengan rasio penguasaan bol 52 persen berbanding 48 persen milik Brasil. Hanya saja, dua sepakan Leandro Paredes dan Messi tepat mengenai mistar gawang Alisson Becker.

Kemenangan Brasil atas Argentina sekaligus memperpanjang rekor buruk Lionel Messi bersama tim Tango. Sepanjang gabung timnas senior, Messi belum sekalipun meraih gelar. Dia tercatat empat kali membawa Albiceleste mencapai babak final, yakni pada Piala Dunia 2014 dan tiga kali Copa America pada 2007, 2015, dan 2016.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA