Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Pelatih Persib Enggan Perdebatkan Polemik Kontra Persija

Jumat 12 Jul 2019 06:10 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts (tengah) dan kapten tim Persib, Supardi di SU GBK, Jakarta, Rabu (10/7).

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts (tengah) dan kapten tim Persib, Supardi di SU GBK, Jakarta, Rabu (10/7).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Banyak kartu yang dikeluarkan wasit dalam laga Persija vs Persib.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berbagai polemik terjadi di pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (10/7). Kedua tim harus berbagi poin karena laga berakhir dengan skor imbang 1-1.

Polemik itu di antaranya adalah banyaknya kartu yang dikeluarkan oleh wasit pada sore itu. Persib mendapatkan lima kartu kuning dan Persija mendapat dua kartu kuning serta satu kartu merah.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengaku enggan mengomentari lebih lanjut mengenai hal tersebut. Termasuk satu kartu kuning yang diterima Indra Mustafa, pemain yang berada di bangku cadangan.

"Soal kartu kuning benar-benar saya tidak tahu, ada lima kartu kuning dan saya benar-benar tidak tahu kenapa," kata Robert, Kamis (11/7).

Tidak hanya itu, Robert enggan mengomentari gol Ezechiel yang tidak dianggap oleh wasit. Memang sebelum gol terjadi, wasit sudah memberi peluit karena pemain yang saling dorong.

Drama soal gol juga terjadi saat sundulan Simic di menit 77 yang memantul di tiang gawang hanya mengenai garis gawang. Banyak yang berpendapat bahwa gol tersebut serupa dengan gol Persib yang dianulir saat menghadapi Persija pada 2017 lalu. "Kalian tanya saya soal gol, saya tidak tahu. Kalian tanya saya soal kartu kuning juga saya tidak tahu, soal wasit, saya tidak tahu," kata Robert.

Menurut Robert, lebih baik tidak mengomentari lebih jauh drama tersebut. Hal ini dia lakukan agar ia dan timnya tidak mendapat kerugian karena komentar yang dianggapnya tidak perlu. "Jika saya tahu pun saya tidak akan bicara karena saya bisa didenda karena membuka mulut saya," katanya menjelaskan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA