Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Para Tuan Rumah Haramkan Kekalahan di Liga 1 Sore Ini

Selasa 16 Jul 2019 10:25 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmii/Hartifiany Praisra/Wilda Fizriyani/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Selebrasi Striker Persib Bandung Ezechiel Ndouasel dan Rena Mihelic setelah mencetak gol pada pertandingan Shopee Liga 1 antara Persib Bandung melawan Madura United di Stadion si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Ahad (23/6).

Selebrasi Striker Persib Bandung Ezechiel Ndouasel dan Rena Mihelic setelah mencetak gol pada pertandingan Shopee Liga 1 antara Persib Bandung melawan Madura United di Stadion si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Ahad (23/6).

Foto: Republika/Yogi Ardhi
Persib, Tira, dan Arema akan menjamu lawan-kawannya di kandang masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tiga tim yang akan berperan sebagai tuan rumah dalam laga lanjutan Liga 1 2019 sore ini WIB, mengharamkan kekalahan di kandang masing-masing. Skuat Persib Bandung yang akan menjamu Kalteng Putra diminta tampil agresif untuk mengamankan tiga angka.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengatakan, kemenangan di Stadioan Jalak Harupat nanti begitu penting karena Maung Bandung sedang krisis poin. Hingga pekan ketujuh, Persib masih terpaku di peringkat ke-13 dengan tujuh angka.

"Kita semua tahu besok (nanti) pertandingan yang penting bagi kita. Kita sangat butuh tiga poin karena kita telah kehilangan banyak poin sebelumnya," kata Robert di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jawa Barat.

Robert menyebut banyak kenyataan buruk yang harus dihadapi Persib ketika bertemu Kalteng Putra. Seperti kehilangan tiga pemainnya. Persib tidak akan diperkuat M Natshir (kiper) karena cedera dan Ezechiel N'Duoassel (striker) serta Rene Mihelic (gelandang) karena akumulasi kartu kuning. Untuk itu, dia menyiapkan skuat terbaiknya dalam menghadapi Kalteng Putra. "Kita siapkan 11 pemain dengan mental pemenang karena kita ingin menangkan tiga poin," katanya menegaskan.

Robert tidak khawatir kehilangan dua pemain asingnya. Menurut dia, pemain terus melakukan pembenahan dan lebih fokus di permainan tim. "Bagi saya, fokus bukan pada pemain yang tidak bermain, tapi pada pemain saya yang akan main," ujar pelatih asal Belanda ini.

Di tempat lain, menjelang laga melawan Persija Jakarta, pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan akan lebih banyak menerapkan program untuk mengembalikan kebugaran pemain setelah menjamu Madura United pada Jumat (13/7) lalu. Laga kontra Persija akan berlangsung di Stadion Pekansari, Bogor, sore ini WIB. Praktis penggawa Tira Persikabo hanya memiliki waktu tiga hari untuk pemulihan menjelang laga tersebut.

Pria yang akrab disapa RD ini menilai tiga hari merupakan waktu yang ideal. Dia tidak bisa menuntut waktu lebih banyak karena semua tim pun mengalami hal serupa. RD memastikan tim asuhannya tidak akan menyerah dengan kondisi tersebut. Dia bertekad akan membawa the Army untuk mempertahankan tren positif yang telah dibangun sejak awal musim 2019. Hingga kini, the Army belum menderita kekalahan dan berhasil memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 16 poin.

"Menurut saya, tiga hari ideal untuk recovery, kita bisa me-manage dengan benar. Hari ini latihan pagi, kita turunkan intensitas mereka, lebih ke aktivasi, dan mengecek kebugaran dan kesehatan mereka. Secara keseluruhan pemain siap untuk pertandingan besok dan saya berharap keberuntungan ada di pihak kita," kata RD dalam konferensi pers jelang laga, Senin (15/7).

Pada hari yang sama, Arema FC akan menjamu Perseru Badak Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (16/7) malam. Di pertandingan ini, pelatih Arema Milomir Seslija menegaskan, tidak akan banyak melakukan rotasi pemain.

Milo mengatakan, ia pernah merotasi empat pemain saat melawan Persipura Jayapura pada laga sebelumnya. "Dan pada laga melawan Semen Padang kami tetap pertahankan the winning team. Pada laga besok (nanti sore) mungkin ada satu atau dua pergantian situasi," kata pria yang kerap disapa Milo ini kepada wartawan di kantor Arema FC, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (15/7).

Milo menilai, konsep rotasi pemain sesungguhnya bukan hal mudah untuk diterapkan. Sebab, tim harus melihat terlebih dahulu kesiapan pemain, termasuk kondisi terakhir individu. Hal ini penting agar dapat mempertahankan stabilitas tim.

Milo ingat ketika Arema FC pernah merotasi pemain saat melawan Persikabo. Skema ini nyatanya tidak membuahkan hasil yang memuaskan karena Singo Edan kalah tipis di kandang dengan skor 1-2. "Dan kami memang harus melakukan rotasi yang sesuai dengan skema kami," ujar dia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA