Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Dunga: Neymar Harus Pilih Klub yang Buat Bahagia

Senin 15 Jul 2019 10:41 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Neymar Jr

Neymar Jr

Foto: AP Photo/Michel Euler
Ada karakter berbeda yang dimiliki pemain asal Brasil dengan negara lain.

REPUBLIKA.CO.ID, BRASILIA -- Mantan pemain sekaligus pelatih tim nasional Brasil Carlos Dunga menyebut Neymar harus memutuskan pilihannya terkait masa depannya di klub. Ia mengatakan, Neymar pantas memilih klub yang membuatnya bahagia dan mampu mengerahkan semua kemampuan yang dimilikinya. 

Baca Juga

"Penting untuk memilih klub yang membuat kita bahagia dalam pertandingan," kata Dunga seperti dilansir AS, Ahad (14/7).

Ia menilai, ada karakter berbeda yang dimiliki pemain asal Brasil dengan negara lain. Menurutnya, pemain Brasil cenderung bermain bola untuk mencari kepuasan, tak sekadar uang. Mereka mencari klub sepak bola agar bisa bersenang-senang dan menikmati permainan. 

Dunga menilai Neymar memiliki karakter Brasil yang kuat. Dengan segala kualitas yang dimiliki, ia percaya Neymar mampu memilih masa depan yang tepat untuknya. 

"Ia punya semua hal yang berkualitas. Lebih banyak gol, tak cuma sekadar dribel. Neymar sedang ada pada waktu emasnya," ujar dia. 

Muncul kabar bahwa Neymar ingin kembali ke Barcelona. Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, Neymar menyebut bahwa memori paling indah dalam sepak bola adalah ketika meraih medali emas Olimpiade dan menghabisi Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 6- saat masih membela Barcelona.

Akan tetapi kabar terbaru menyebutkan langkah Neymar kemungkinan terganjal persoalan pajak. Otoritas pajak Spanyol dilaporkan akan memberikan tagihan 35 juta euro kepada Neymar sebagai nominal pajak yang belum dibayarkan terkait transfernya dari Barcelona ke PSG, serta pendapatannya. Sebab hingga 2017, Neymar masih berstatus tinggal di Spanyol.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA