Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Mola TV Gandeng Matrix TV dan Mix Siarkan Liga Inggris

Kamis 18 Jul 2019 20:50 WIB

Red: Israr Itah

Konferensi pers kerja sama Mola TV dengan Matrix TV dan Mix.

Konferensi pers kerja sama Mola TV dengan Matrix TV dan Mix.

Foto: Dok Mola TV
Matrix TV bakal menjangkau siaran di kawasan perumahan yang di seluruh Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mola TV memperluas jangkauannya dengan bekerja sama dengan dua televisi berbayar. Pemegang hak siar Liga Inggris musim 2019/2020 hingga 2021/2022 di Indonesia ini menggandeng televisi berbayar Matrix TV dan Mix.

Matrix TV bakal menjangkau siaran di kawasan perumahan yang di seluruh Indonesia lewat Mola Matrix. Sementara, Mix untuk keperluan komersial seperti nonton bareng.

"Dengan daya cakup yang luas, kami sungguh berharap agar layanan Mola Matrix ini dapat menjadi konten yang berkualitas, berguna, dan menghibur bagi masyarakat Indonesia," ujar Hari Julianto Gunarso, selaku CEO Matrix TV dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (18/7).

Sekitar enam pertandingan Liga Inggris setiap pekannya bakal ditayangkan di Mola Matrix, lebih banyak dari televisi nasional TVRI yang hanya menayangkan dua laga.

"Kami optimistis bahwa kerja sama membangun layanan Mola Matrix akan saling menguntungkan dan tentunya sejalan dengan rencana pembangunan Mola TV di Indonesia," kata Ayi Farid Wajdi selaku Chief of Distribution and Broadcast Mola TV.

Liga Inggris bisa ditonton melalui Mola TV di kawasan perumahan dengan bantuan jaringan Matrix yang saat ini sudah mencapai seluruh Indonesia.

Layanan Mola Matrix menghadirkan empat kanal utama Mola TV yakni Mola Sports 1untuk penayangan 24 jam Liga Inggris, Mola Sports 2 yang berisi ragam acara olahraga, Mola Film, dan Mola Kids.

Ayi Farid Wajdi dalam kesempatan ini mengingatkan soal undang-undang yang mengatur hak siar. Ayi menegaskan bahwa hanya Mola TV yang bisa menayangkan Liga Inggis di Indonesia.

"Sudah saatnya kita menghargai hak cipta. Industri ini juga berhubungan dengan masyarakat. Jangan lagi masyarakat mendapatkan secara ilegal," kata Ayi Farid Wajdi.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA