Friday, 22 Zulhijjah 1440 / 23 August 2019

Friday, 22 Zulhijjah 1440 / 23 August 2019

Gagal di Babak Kedua Indonesia Open, Greysia Polii Terpukul

Kamis 18 Jul 2019 21:08 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Poli dan Apriyani Rahayu mengembalikan kok saat pertandingan melawan pebulu tangkis ganda Korea Selatan Kim So Yeong dan Kong Hee Yong pada babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/7).

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Poli dan Apriyani Rahayu mengembalikan kok saat pertandingan melawan pebulu tangkis ganda Korea Selatan Kim So Yeong dan Kong Hee Yong pada babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/7).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Greysia/Apriyani tersingkir setelah kalah melalui rubber gim 20-22, 21-18, dan 13-21.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atlet bulutangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii merasa terpukul atas kekalahan bersama pasangannya Apriyani Rahayu dari ganda Korea Selatan Kim So-yeong/Kong Hee-yong pada babak kedua Blibli Indonesia Open 2019. Greysia/Apriyani tersingkir setelah kalah melalui rubber gim 20-22, 21-18, dan 13-21 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/7).

"Ada beberapa faktor kurang bisa antisipasi di gim pertama membuat kami lebih sedih banget," ujar Greysia usai pertandingan.

Baca Juga

Dia menjelaskan, bersama Apriyani kurang bisa menjaga poin ketika unggul jauh seperti yang terjadi pada gim pertama. Sehingga lawan berbalik unggul dan memenangkan pertandingan. Greysia merasa marah dengan diri sendiri atas kondisi tersebut.

Pada gim penentuan Greysia/Apriyani tertinggal jauh dari pasangan Korea. Greysia mengakui tertekan. Sedangkan mereka memaksakan diri untuk terus menekan.

"Korea tipenya cepat ya, mereka kalau bisa smes-smes terus," kata Greysia.

Kendati demikian, Greysia harus menerima kekalahan tersebut. Dia akan menjadikan kekalahan ini sebagai pembelajaran untuk turnamen berikutnya.

Apriyani menambahkan pada gim ketiga tenaganya mulai berkurang. Selain itu, fokus permainan mulai hilang. Sementara kepercayaan diri ganda Kores Selatan justru semakin naik.

"Kami nggak bisa ngembalikan kepercayaan diri kami," kata Apriyani. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA