Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Menanti Sarrismo, Wajah Baru Juventus

Sabtu 20 Jul 2019 04:04 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Didi Purwadi

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Foto: EPA-EFE/Facundo Arrizabalaga
Maurizio Sarri identik dengan gaya sepak bola menyerang.

REPUBLIKA.CO.ID, KALLANG -- Selain berbagai aktivitas di bursa transfer pemain, termasuk dengan merekrut Matthijs De Ligt, Aaron Ramsey, dan Adrien Rabiot, Juventus telah terlebih dahulu membetot perhatian publik sepak bola dengan penunjukan Maurizio Sarri sebagai pengganti Massimiliano Allegri di kursi pelatih. Alhasil, aspek yang paling dinanti adalah bagaimana Sarri, yang identik dengan gaya sepak bola menyerang, merubah wajah permainan Juventus yang cenderung pragmatis kala masih dibesut Allegri.

Penantian ini bakal segera berakhir saat Juventus melakoni laga perdana pramusim di turnamen International Champions Cup (ICC) 2019. Klub asal Inggris sekaligus finalis Liga Champions musim lalu, Tottenham Hotspur, bakal menjadi lawan Si Nyonya Tua dalam laga yang digelar di Stadion Nasional, Kallang, Singapura, Ahad (21/7) waktu setempat.

Sebulan setelah penunjukan Sarri tersebut, sebagian besar penggawa Juventus telah berkumpul di kompleks pusat latihan Juventus di Continassa, Italia. Sejumlah penggawa senior, seperti Miralem Pjanic, Giorgio Chiellini, dan tidak ketinggalan sang megabintang, Cristiano Ronaldo, sudah melakoni latihan pramusim Juventus. Begitu pula dengan sejumlah rekrutan anyar Juventus, mulai dari Merih Demiral, Aaron Ramsey, dan Adrien Rabiot.

Hampir selama sepekan, Sarri memimpin langsung semua sesi latihan para penggawa Juventus, yang berlangsung dua kali dalam sehari. Tidak hanya soal mengembalikan kebugaran, para penggawa I Bianconerri melakoni sejumlah latihan terkait penerapan taktik dan strategi di lapangan. Pada saat pertama kali diperkenalkan ke publik sebagai pelatih Juventus, Sarri menyebut, dari aspek mentalitas dan kemampuan teknik tidak ada yang perlu diubah dari skuat Juventus saat ini.

Namun, dari segi taktik dan gaya permainan, eks pelatih Napoli itu memastikan, bakal menerapkan gaya permainan menyerang. Selama ini, Sarri memang dikenal sebagai pelatih yang gandrung dengan permainan menyerang, yang berbasis pada penguasaan bola. Bahkan, sejumlah pengamat sepak bola menyebut, Sarrismo, gaya permainan sepak bola yang diterapkan Sarri, seperti gaya permainan tiki-taka versi Italia.

''Saya tetap setia dengan konsep permainan yang saya inginkan. Secara teknis, mungkin penerapannya berbeda, karena biasanya saya mengawali musim dengan satu formasi, dan di akhir musim, saya menggunakan formasi yang berbeda. Namun, konsepnya tetap sama,'' ujar Sarri, seperti dikutip laman resmi Juventus, beberapa waktu lalu.

Di Juventus, Sarri telah memiliki barisan pemain kelas dunia, terutama di sektor lini serang. Nama-nama seperti Ronaldo, Paulo Dybala, dan Douglas Costa menjadi amunisi Juventus di lini serang. Barisan pemai-pemain bintang ini, terutama di lini serang, dapat menjadi fondasi dalam sistem permainan yang akan diterapkan Sarri di Juventus.

''Kami harus memulai dengan pemain-pemain paling bertalenta, atau yang bisa membuat perbedaan dalam sebuah laga, seperti Ronaldo, Dybala, ataupun Costa. Saya akan mendengar pendapat klub tentang mereka, dan bukan tidak mungkin kami akan membangun guna menunjang kemampuan mereka,'' tutur Sarri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA