Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 Desember 2019

Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 Desember 2019

Ronaldo Bebas dari Dakwaan Kasus Kekerasan Seksual

Selasa 23 Jul 2019 05:09 WIB

Red: Israr Itah

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo

Foto: Dok Instagram Juventus
Jaksa mengumumkan keputusan tersebut di Las Vegas, Amerika Serikat, Senin (22/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -0- Cristiano Ronaldo terbebas dari dakwaan dugaan kasus pemerkosaan yang melibatkan Kathryn Mayorga pada 2009. Jaksa mengumumkan keputusan tersebut di Las Vegas, Amerika Serikat, Senin (22/7).

Sekarang jaksa dari Wilayah Clark telah merilis pernyataan yang menegaskan bahwa tidak akan ada tuntutan untuk Ronaldo. “Berdasarkan ulasan informasi yang disajikan saat ini, tuduhan kekerasan seksual yang dilakukan Cristiano Ronaldo tidak dapat dibuktikan tanpa keraguan. Karena itu, tidak ada tuntutan yang muncul nanti," bunyi pernyataan tersebut, dikutip Football Italia.

Tuduhan itu bermula dari sebuah insiden pada Juni 2009, ketika Mayorga mengklaim dia diperkosa di sebuah apartemen mewah Las Vegas, Palms Casino Resorts. Ini terjadi setelah ia bertemu Ronaldo dan teman-temannya di sebuah klub malam. Pertemuan Ronaldo dan Mayorga di klub malam itu sempat terekam CCTV.

Mayorga kemudian telah menandatangani perjanjian damai senilai 375 ribu dolar AS untuk bungka. Tetapi, baru-baru ini ia pergi ke media dan buka suara. Mayorga meminta polisi untuk mengejar kasus pidana satu dekade silam.

Tudingan pemerkosaan ini sempat berdampak cukup besar untuk Ronaldo, terutama terkait sponsor. Ia tak lagi berada di sampul depan video gim FIFA 19. Klub Ronaldo saat ini, Juventus, juga sempat merasakan harga saham mereka anjlok 15 persen akibat kasus Ronaldo.

Kabarnya, Ronaldo lewat pengacaranya bergerilya menyelesaikan kasus ini dengan pengacara Mayorga. Sehingga, tuntutan tersebut kembali ditarik dan sekarang secara resmi diumumkan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA