Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Henhen Janji Tampil Maksimal Hadapi Bali United

Kamis 25 Jul 2019 19:30 WIB

Red: Bayu Hermawan

Pemain belakang Persib Bandung, Henhen Herdiana di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis (25/7).

Pemain belakang Persib Bandung, Henhen Herdiana di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis (25/7).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Henhen bertekad menghindari Persib mengalami kekalahan dari Bali United

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bek kanan Persib Bandung, Henhen Herdiana berjanji tampil maksimal saat menghadapi Bali United dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (26/7) besok. Henhen bertekad menghindari timnya mengalami kekalahan dalam laga kandang.

Henhen mengatakan, menjaga konsentrasi adalah hal yang paling penting untuk menjamu Bali United, yang saat ini duduk di peringkat dua klasemen Liga 1. Menurutnya, semua lini Bali United perlu diwaspadai.

"Kalau kita tidak mau kalah, kita harus fokus lebih dari mereka, tidak hanya pemain depan yang kita antisipasi, bahkan semuanya harus kita antisipasi," kata Henhen di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis (25/7).

Henhen pun mengaku siap bertarung demi mengamankan gawang I Made Wirawan, meski harus mendapat hukuman kartu kuning. "Misalkan pemain sudah mendapatkan kartu kuning, terus kita menjadi leha-leha, itu menjadi suatu bumerang buat kita karena tidak memberikan 100 persen buat lawan," kata pemain bernomor punggung 12 tersebut.

Dengan adanya Henhen, Persib berpotensi menurunkan lima pemain belakang dengan formasi bertahan seperti saat bermain di Magelang. Namun Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts tidak mengatakan jelas ramuannya untuk menghadapi Bali. Menurutnya dalam permainan sepak bola, formasi pemain adalah hal yang fleksibel.

"Dalam sepakbola modern kami tidak bisa menyebut satu tim akan bermain (formasi) 4-4-2, 3-5-2 atau yang lain, karena sepakbola modern itu fleksibel, semua bisa saja berubah selama pertandingan," kata Robert.

Walaupun ia mengamini jika Persib dalam menghadapi PSIS Semarang sesekali bertahan, hal tersebut tidak berlangsung selamanya. Saat keadaan menguntungkan untuk melancarkan serangan, kata dia, banyak pemain yang ikut melakukan penetrasi ke pertahanan lawan.

"Jadi bukan hanya pertahanan, tapi bagaimana membentuk sistem dari formasi itu dan bisa berubah sesuai dengan keadaan. Dalam situasi bertahan kami akan bertahan dengan sebelas pemain termasuk kiper, tapi formasinya akan seperti itu," kata pelatih berkebangsaan Belanda itu.



Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA