Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Satria Muda Raih Dua Kemenangan di IBL Gojek 3x3 Seri 4

Sabtu 27 Jul 2019 17:41 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Kevin Yonas (kiri)

Kevin Yonas (kiri)

Foto: IBL
Satria Muda (SM) Pertamina tetap percaya diri meski harus bermain tanpa cadangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Satria Muda (SM) Pertamina tetap percaya diri meski harus bermain tanpa cadangan pada kategori elite Gojek IBL 3x3 Serie 4 yang berlangsung di Paskal Hyper Square 23, Bandung pada Sabtu (27/7). SM Pertamina berhasil memenangkan dua laga berturut-turut pada hari pertama. Pada pertandingan pertama, Kevin Yonas dkk mengalahkan Satria Wacana Salatiga (SWS) A 16-10 dan Bima Perkasa Jogja 18-16.

Kevin mengatakan, strategi untuk tetap memenangkan setiap pertandingan meski hanya dengan tiga pemain adalah dengan melakukan pergerakan yang efektif dan efisien. "Ini menyiasati kelelahan di tengah permainan," kata dia.

Pertandingan 3x3 lebih menguras tenaga para pemain. Mereka dituntut untuk melakukan pergerakan cepat dari posisi menyerang ke bertahan dengan cepat. Sebab itu, Kevin dan kawan-kawan yang tidak memiliki pemain pengganti harus menjaga stamina dan tidak memaksakan diri untuk mengejar bola. Tim secara bergantian bergerak dan merotasi posisi untuk menjaga kebugaran. Kevin berharap Satria Muda bisa tampil baik pada Seri 4 ini.

Kevin yakin timnya bisa tampil konsisten hingga babak final pada hari kedua, Ahad (28/7). Selain itu, dia mengungkapkan, fokus tim kali ini adalah untuk menjaga posisi di klasemen dan akan lebih all out pada babak Grand Final di Jakarta pada Agustus mendatang. Sebab pemenang Grand Final akan mewakili Indonesia di kejuaraan 3x3 di Arab Saudi.

Menurutnya, poin yang dimiliki tim kali ini sudah cukup, namun dia enggan berpuas diri dengan perolehan sementara itu. SM Pertamina merupakan tim dengan perolehan poin paling tinggi di antara sembilan tim lainnya. Saat ini, SM Pertamina telah mengoleksi 280 poin, diikuti Prawira Bandung dengan selisih 60 poin di peringkat kedua.

"Tapi masih ada kemungkinan buat segala hal, karena delapan tim bakal ada naik-turun, kami nggak mau berpuas diri," tegas Kevin.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA