Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Pelatih PSM tak Sabar Menjamu Persija di Makassar

Senin 22 Jul 2019 11:27 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Darije Kalezic

Darije Kalezic

Foto: ANTARA FOTO/Abriawan Abhe
Darije menilai anak asuhnya juga mampu menahan gelombang serangan Persija.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta menang tipis dengan skor 1-0 atas PSM Makassar pada leg pertama final Piala Indonesia 2018/2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Ahad (21/7) sore WIB. Skuat asuhan Julio Banuelos hanya memetik kemenangan tipis dari laga kandang padahal Riko Simanjuntak dkk lebih mendominasi selama pertandingan berlangsung.

Unggul satu gol kandang tentu belum membuat Persija aman menghadapi leg kedua di kandang PSM pada 28 Juli mendatang. Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengakui keunggulan permainan Persija pada laga tersebut.

Namun, Darije menilai anak asuhnya juga mampu menahan gelombang serangan Persija dengan baik. Penggawa Juku Eja, kata dia, tidak membiarkan pemain Persija memiliki peluang 100 persen untuk mencetak gol.

Darije mengklaim sudah menduga Persija akan medominasi permainan. Hanya saja, ia menyayangkan tim asuhannya kecolongan gol di menit-menit akhir pertandingan saat kemelut terjadi di depan gawang.

Darije tidak sabar untuk menjamu Persija di Makassar pada leg kedua. "Saya berharap Persija bisa tiba selamat di Makassar dan kami tak sabar untuk melakoni laga kedua," kata dia.

Pada leg kedua nanti, Darije menargetkan banyak gol untuk mengalahkan Persija. Ia telah menyiapkan Wiljam Pluim untuk laga tersebut.

Pada leg pertama, Wiljam urung diturunkan oleh Darije. Sesuai dengan perkataan Darije sebelumnya, Pluim hanya akan diturunkan jika kondisinya siap 100 persen, kurang satu persen saja akan membatalkan keinginannya untuk menurunkan Pluim.

Sejak awal, Darije mengaku tidak berekspektasi dapat unggul banyak pada laga ini. Ia mengetahui bahwa Persija akan lebih mendominasi pada laga kandang. Sebab itu, dia tidak menurunkan Ferdinand Sinaga di lini depan dan memilih untuk menurunkan Guy Junior.

Menurut Darije, dengan menurunkan Guy Junior, ia bisa mengandalkannya untuk membantu di lini belakang. "Saya tak bisa meminta Ferdinand bertahan, saya pikir realistis main leg pertama dengan target yang realistis. Kami harus mencetak lebih banyak gol di Makassar," kata dia.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA