Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Lima Cara Kelola Aktivitas Pagi Agar tidak Stres (1)

Senin 05 Aug 2019 05:30 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Christiyaningsih

Bangun tidur (ilustrasi)

Bangun tidur (ilustrasi)

Foto: Womanitely
Berbagai macam kesibukan sehari-hari terkadang membuat stres

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berbagai macam kesibukan sehari-hari terkadang membuat stres. Tak heran beberapa orang pun merasa malas bahkan cenderung takut ketika akan menghadapi pagi.

Kesibukan itu sebaiknya tak disikapi dengan rasa stres. Agar tidak menimbulkan stres, ada cara mengelola aktivitas yang benar di pagi hari. Dilansir The Guardian, ada lima kiat dalam menghadapi kesibukan di pagi hari tanpa harus mengalami stres.
 
1. Siapkan segala kebutuhan pada malam sebelumnya

Salah seorang dokter locum dan penulis The Food Medic, Hazel Wallace, menyarankan agar kegiatan di pagi hari tak terlalu repot, maka siapkan segala sesuatu yang dibutuhkan pada malam sebelumnya. Persiapkan segala kebutuhan mulai dari makan siang hingga menyusun pakaian yang akan dipakai keesokan harinya.
 
Organisator profesional Vicky Silverthorn juga menyarankan untuk meninggalkan barang-barang yang diperlukan di depan pintu. Persiapan juga bisa dilakukan dengan menggunakan catatan tempel sebagai pengingat.

Selanjutnya, periksa ramalan cuaca, perbarui kalender, dan merawat rutinitas di malam sebelumnya juga akan membantu Anda merasa lebih siap di pagi hari.

2. Jangan tekan tombol tunda pada alarm

Seorang profesor ilmu saraf di University of California, Matthew Walker, menyarankan agar tidak menekan tombol snooze atau tunda pada alarm. Sebab, hal itu akan  mengganggu kualitas tidur.

Dia menyarankan untuk mengatur alarm di jadwal ketika benar-benar harus bangun. The Sleep Council, organisasi yang mempromosikan kebiasaan tidur yang sehat, memperingatkan bahwa tubuh mengalami lonjakan kortisol setiap kali alarm berbunyi.

Jika kesulitan untuk tidak menekan tombol, tinggalkan alarm di ruangan sebelah. Tubuh harus benar-benar bangun dan menghampiri alarm untuk menghentikan bunyinya. Bangun dengan alarm cahaya atau getaran juga bisa memudahkan bangun dari tidur.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA