Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Gabriel Jesus Dilarang Bela Brasil Dua Bulan

Jumat 09 Aug 2019 06:17 WIB

Red: Israr Itah

Gabriel Jesus

Gabriel Jesus

Foto: EPA-EFE/MARTIN DIVISEK
Hukuman diberikan setelah Jesus diusir dari lapangan dalam final Copa America 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang Brasil Gabriel Jesus telah terkena larangan main dua bulan pada laga internasional. Hukuman diberikan setelah Jesus diusir dari lapangan dalam final Copa America 2019 bulan lalu, demikian pengumuman Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL).

Striker Manchester City berusia 22 tahun itu mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas Peru yang memberi tuan rumah Brasil meraih kemenangan kesembilan pada kompetisi regional itu. Namun, ia diusir dari lapangan 20 menit menjelang usai karena mendapat kartu kuning kedua.

Baca Juga

Ia protes keras sebelum akhirnya meninggalkan lapangan dengan berlinang air mata, membuat gerakan tangan seolah-olah menunjukkan wasit disuap, dengan marah menendang botol air, dan hampir menjatuhkan kamera VAR.

"Pemain tersebut diskors untuk pertandingan resmi dan persahabatan dengan tim nasionalnya selama periode ini," kata CONMEBOL dalam pernyataannya, Rabu malam.

Jesus juga didenda 30 ribu dolar AS dan diberi waktu tujuh hari untuk banding. Sementara Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dijatuhi penalti 15 ribu dolar atas perilaku pemain tersebut.

Jesus bermain sangat enerjik pada babak pertama melawan Peru. Ia membuat gerakan berhenti tiba-tiba dan berbalik untuk menciptakan ruang sehingga bisa melepas umpan silang ke arah Everton untuk membuka skor.

Dengan nyaris menjadi tendangan terakhir pada babak tersebut, ia memperbaiki keunggulan Brasil setelah kapten Peru Paolo Guerrero menyamakan kedudukan dari titik penalti. Namun ia kelimpungan setelah mendapat kartu kuning kedua karena menjegal pemain Peru Christian Cueva.

Ini berarti ia akan absen dalam dua pertandingan persahabatan di Amerika Serikat bulan depan melawan Kolombia dan Peru.

Tapi ia bisa bermain lagi pada Maret ketika kualifikasi Piala Dunia 2022 dimulai.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA