Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Usai Dipermak MU, Lampard Minta Chelsea Segera Bangkit

Senin 12 Aug 2019 09:03 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Pelatih Chelsea, Frank Lampard saat laga Liga Primer Inggris kontra Manchester United, di Old Trafford, Ahad (11/8).

Pelatih Chelsea, Frank Lampard saat laga Liga Primer Inggris kontra Manchester United, di Old Trafford, Ahad (11/8).

Foto: AP Photo/Dave Thompson
Chelsea dipermalukan Manchester United 0-4 di Old Trafford, Ahad (11/8).

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Frank Lampard harus menelan kenyataan pahit dalam debutnya bersama Chelsea di Liga Inggris. Chelsea dipermalukan Manchester United 0-4 di Old Trafford, Ahad (11/8).

Baca Juga

Meski demikian, Lampard merasa pasukannya tak perlu larut dalam kesedihan dan mencoba untuk segera bangkit. Terlebih, pada jadwal selanjutnya Chelsea bakal bermain pada Piala Super Eropa versus Liverpool.

"Kami kehilangan beberapa pemain besar. Tetapi, saya tak mau mencari-cari alasan. Jadi, kami masih membutuhkan waktu untuk proses permainan," kata Lampard selepas pertandingan dilansir BBC Sport, Senin (12/8).

Chelsea diguyur empat gol oleh tuan rumah MU pada laga yang berlangsung di Stadion Old Trafford. Namun, secara penampilan the Roman Emperor cukup memuaskan, merujuk pada statistik laga. Chelsea memiliki lebih banyak penguasaan bola ketimbang MU dengan 57 persen berbanding 43.

Chelsea juga unggul lebih banyak dalam tendangan sudut dan tembakan tepat sasaran dengan 13 percobaan berbanding enam milik the Red Devils. Akan tetapi, the Blues kalah dalam efektivitas dari Iblis Merah.

Beban berat kembali dipikul eks pelatih Derby County. Berselang tiga hari ke depan, Christian Pulisic cs sudah harus melakoni pertandingan bergengsi Piala Super Eropa melawan kampiun Liga Champions Liverpool.

Untuk itu, Lampard meminta anak asuhnya segera merespons hasil negatif dengan kembali berlatih keras jelang laga di Stadion Velodrome, Istanbul, Turki.

"Itu pelajaran bagi tim. Sangat menyakitkan tetapi kami tidak boleh membiarkan itu menghabiskan kami atau mempengaruhi kami maju. Saya berharap kami segera bangkit kembali," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA