Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

'Lobang' Besar di Tubuh Bayern Muenchen

Sabtu 10 Aug 2019 06:59 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Didi Purwadi

Pemain Bayern Muenchen merayakan gelar Bundesliga setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt 5-1 pada laga pamungkas di Allianz Arena, Sabtu (18/5).

Pemain Bayern Muenchen merayakan gelar Bundesliga setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt 5-1 pada laga pamungkas di Allianz Arena, Sabtu (18/5).

Foto: AP Photo/Matthias Schrader
Bayern Muenchen telah kehilangan Arjen Robben dan Franck Ribery.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Dua gol Borussia Dortmund, yang masing-masing dicetak Paco Alcacer dan Jadon Sancho, membuyarkan mimpi Bayern Muenchen untuk bisa mempertahankan titel Piala Super Jerman selama empat musim beruntun. Kekalahan 0-2 dari Dortmund, akhir pekan lalu, kian menegaskan 'lobang' besar yang terdapat pada daya dobrak Bayern Muenchen.

Terlepas dua kesalahan Die Bayern yang berujung pada gol Dortmund tersebut, pelatih Niko Kovac, mengakui, kesalahan terbesar timnya terletak pada kemandulan dalam mencetak gol. 'Lobang' besar itu adalah kegagalan menciptakan peluang secara simultan untuk akhirnya memperbesar peluang mencetak gol ke gawang lawan.

''Tentu saja, saya tidak puas dengan hasil ataupun permainan kami di laga itu. Kami gagal menciptakan peluang dan memanfaatkan peluang yang kami miliki, karena itulah kami kalah,'' tutur Kovac di laman resmi klub, awal pekan ini. ''Kami mesti bisa memaksimalkan peluang kami dan tidak terbawa permainan tim lawan.''

Die Bayern boleh saja masih memiliki penyerang asal Polandia, Robert Lewandowksi, yang sukses mengoleksi tiga gelar top skorer di empat musim terakhir Bundesliga. Namun, Muenchen tentu tidak bisa terus mengandalkan Lewandowksi sebagai tumpuan di lini serang pada musim ini. Muenchen membutuhkan pemain yang bisa memberikan alternatif serta variasi dalam skema penyerangan ataupun langsung mencetak gol.

Terlebih, pada akhir musim lalu, Muenchen telah kehilangan Arjen Robben dan Franck Ribery. Dua pemain sayap andalan FC Hollywood dalam satu dekade terakhir.

Duet Serge Gnabry dan Kingsley Coman, yang memang dipersiapkan sebagai pengganti duet ''Robbery'', dinilai terlalu rentan mengalami cedera dan belum memberikan performa yang menyakinkan. Ini menjadi celah terbesar di skuat Muenchen saat ini.

MEMBURU WINGER
Alhasil, di sepanjang bursa transfer pemain musim panas kali ini, Muenchen terus dikabarkan berusaha mencari pemain sayap baru. Winger Manchester City, Leroy Sane, menjadi buruan utama Die Bayern.

Babak demi babak perburuan tanda tangan Sane terus menghiasi rumor transfer Muenchen. Mulai dari penolakan City, permintaan maaf Niko Kovac, hingga cedera yang dialami Sane, yang akhirnya membuat Muenchen berpikir dua kali untuk memboyong gelandang serang asal Jerman itu.

Alternatif pilihan pemain pun disiapkan Muenchen. Kabar terbaru, Muenchen siap menampung winger Real Madrid, Gareth Bale, yang tidak mendapatkan tempat di tim besutan Zinedine Zidane tersebut.

Kebutuhan untuk mendatangkan pemain anyar ini sempat diungkapkan Lewandowksi. ''Saya kira, kami membutuhkan tiga pemain baru. Tidak hanya winger, tapi kami membutuhhkan gelandang serang dan gelandang tengah,'' tutur Lewandowksi kepada Sport Bild, beberapa waktu lalu.

''Di sektor penyerangan, kami kehilangan Ribery, Robben, dan James (Rodriguez),'' katanya. ''Dan sejauh ini, kami belum mendatangkan pemain baru di posisi tersebut.''

Meski begitu, Muenchen sebenarnya sudah memperkuat timnya dengan cukup baik, terutama di sektor pertahanan. Kebobolan 32 gol di pentas Bundesliga musim lalu merupakan jumlah kebobolan gol terbesar Die Bayern di pentas Bundesliga sejak musim 2010/2011.

Kondisi ini coba diatasi Muenchen dengan mendatangkan dua pemain belakang asal Prancis, Lucas Hernandez dan Benjamin Parvard. Penampilan apik keduanya saat membawa Prancis menggondol titel juara di Piala Dunia 2018 menarik minat manajemen Muenchen, meskipun mereka harus mengeluarkan dana transfer mencapai 115 juta euro buat kedua pemain tersebut.

Kini, tantangan terbesar Muenchen adalah segera menutup celah di skuatnya, terutama performa di sektor penyerangan. Laga kontra Energy Cottbus di ajang DFB Pokal, akhir pekan ini, akan menjadi laga perdana Muenchen di kompetisi domestik Jerman. Dan, Bayern Muenchen akan mengawali Bundesliga musim 2019/2020 dengan menerima lawatan Hertha Berlin pada Jumat (16/8) waktu setempat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA