Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Lampard Respons Kritikan Mourinho

Selasa 13 Aug 2019 11:13 WIB

Red: Israr Itah

Frank Lampard

Frank Lampard

Foto: EPA-EFE/Kiyoshi Ota
Lampard menyatakan tidak memedulikan komentar pengamat.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Frank Lampard merespons kritik mantan mentornya Jose Mourinho atas susunan pemain Chelsea saat melawan Manchester United (MU), akhir pekan lalu. Lampard menyatakan tidak mempedulikan komentar pengamat. 

Baca Juga

Mourinho menjadi pengamat untuk Sky Sports dalam laga dua tim yang pernah diasuhnya tersebut. Mourinho menyebut Lampard seharusnya memasang tim yang lebih berpengalaman dari pada menurunkan para pemain muda seperti Mason Mount dan Tammy Abraham saat kalah 0-4 di Old Trafford, Ahad (10/8).

Lampard menyatakan, para pemain berpengalaman seperti N'Golo Kante, Olivier Giroud, dan Willian memang tidak bisa dimainkan karena alasan medis. Meskipun, nama-nama di atas berada di bangku cadangan Chelsea pada laga ini.

"Saya tidak bisa menyeret orang keluar dari ruang medis, baik yang berpengalaman maupun tidak," kata Lampard dalam laman ESPN, Senin (12/8). "Saya tidak terlalu mempedulikan apa kata orang lain, yang jelas skuat ini adalah skuat yang kami punya dan saya memercayainya."

Mourinho menilai, Lampard seharusnya menurunkan pemain yang lebih berpengalaman. Apalagi, lawan yang dihadapi Manchester United. Meski masih mencari performa terbaiknya, MU tetaplah tim tangguh dan menjadi kandidat juara liga musim ini setelah pergerakan di bursa transfer musim panas lalu.

"Anda lihat penampilan Mason Mount, Tammy Abraham, bahkan (Andreas) Christensen dan untuk pertandingan-pertandingan dalam dimensi ini, Anda butuh lebih," kata Mourinho.

Menurut Lampard, ia kehilangan pemain internasional dan pemain besar di Chelsea, tetapi tidak ingin beralasan. Menurut dia, tim yang diturunkannya bisa bersaing dalam permainan untuk waktu yang lama.

"Tetapi, kami melakukan empat kesalahan dan mereka tajam dalam menjebol gawang. Ada realitas yang harus diperiksa untuk kami semua," kata Lampard.

Abraham dan Emerson membentur tiang gawang sebelum babak pertama berakhir dan Chelsea memainkan beberapa sepak bola yang menarik. Namun, serangan balik mematikan MU menunjukkan kelemahan pertahanan the Blues.

"Mereka tim serangan balik, itu kekuatan besarnya. Mereka memiliki kecepatan dan jika Anda kehilangan bola atau memberi mereka peluang, mereka akan membalas," kata Lampard.

Sikap Lampard ini menunjukkan ia belajar banyak dari Mourinho. Sebab, selama menukangi tim, Mourinho dikenal kerap membalas tajam kritikan pengamat sepak bola yang menyoroti timnya. Mourinho merasa ia yang lebih tahu timnya dibandingkan para pengamat. Tak jarang, ia menyinggung prestasi sang pengamat sebagai pelatih yang jauh di bawahnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA