Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Hazard Bicara Kehebatan Lukaku dan Antonio Conte

Sabtu 10 Aug 2019 21:10 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku

Foto: EPA-EFE/Wallace Woon
Lukaku merupakan sosok yang mampu melakukan banyak hal demi membantu tim.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Mantan penyerang Chelsea Eden Hazard bicara tentang kepindahan rekan senegaranya Romelu Lukaku dan perannya bersama klub baru Inter Milanndi bawah kepemimpinan Antonio Conte. Kata Hazard, Lukaku merupakan sosok yang mampu melakukan banyak hal demi membantu tim meraih kemenangan.

Baca Juga

Lukaku bergabung dengan i Nerazzurri dari Manchester United pada hari-hari terakhir sebelum jendela transfer Inggris di tutup, Kamis (8/8) dengan kesepakatan 65 juta euro ditambah bonus 10 juta euro.

"Lukaku adalah striker yang fantastis, pembunuh bayaran yang dapat beradaptasi dengan sebagian besar tim," kata Hazard dilansir Football Italia, Sabtu (10/8).

Sama-sama memperkuat negaranya di level internasional, Hazard mengetahui banyak hal yang di miliki dari bomber berusia 26 tahun. Tak hanya piawa dalam urusan merobek jala lawan, Lukaku, disebut Hazard memiliki hal positif lainnya yang dapat meningkatkan kualitas tim secara menyeluruh.

"Lukaku sangat bagus dalam menhan bola dan mendorong pemain lain untuk maju. Dengan dia di tim, semua orang bermain lebih baik," sambung pemilik nomor punggung 7 di Real Madrid.

Kedatangan Lukaku memecahkan rekor transfer termahal ketiga di kompetisi Serie A Liga Italia di bawah Cristiano Ronaldo, dan Gonzalo Higuain. Inter rela merogoh kocek dalam untuk mengabulkan permintaan Conte mendatangkan sang pemain ke Stadion Giuseppe Meazza.

Bagi Conte Lukaku merupakan ujung tombak yang cocok dengan strateginya memainkan pola 3-5-2 dengan mengandalkan dua striker di depan gawang lawan. Hazard pun berbicara tentang karakteristik Conte dan Maurizio Sarri yang kini menjabat sebagai juru taktik Juventus.

"Saya belajar banyak dari mereka. Mereka sangat berbeda, dalam hal kepribadian dan ide sepak bola mereka. Tetapi mereka memiliki satu kesamaan, keduanya pemenang," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA