Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Pochettino: Senang Bisa Bersaing dengan Guardiola Lagi

Jumat 16 Aug 2019 23:11 WIB

Rep: Frederikus Bata/Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Foto: EPA-EFE/Emilio Naranjo
City akan menjamu Tottenham di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu (17/8).

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Kubu Tottenham Hostpur siap menantang Manchester City dalam memburu gelar Liga Primer Inggris musim 2019/2020. Dua kandidat juara ini bertemu lebih cepat, yakni pada pekan kedua. City akan menjamu Tottenham di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu (17/8). 

Baca Juga

Pelatih Tottenham Mauricio Pochettino melayangkan pujian ke kubu tuan rumah, khususnya juru taktik City Pep Guardiola, jelang pertandingan ini. "Saya sangat senang bisa bersaing dengannya lagi. Bagi saya, dia salah satu pelatih terbaik dunia," kata Pochettino, dikutip dari ESPN, Jumat (16/8).

Ia merasa tertantang terlibat dalam persaingan dengan Guardiola, tak hanya pada laga ini, melainkan sepanjang musim. Tiga musim lalu, Tottenham finis runner-up di bawah Chelsea yang menjadi juara. Musim selanjutnya, Spurs di peringkat tiga saat City juara dan Manchester United runner-up. Sementara musim lalu ketika City mempertahankan gelar, Tottenham finis di posisi empat.

Pochettino merasa mendapat tambahan energi positif karena mantan pelatih MU Jose Mourinho menilai Tottenham berpotensi menjadi juara musim ini.

"Saya bersyukur, sangat penting, ketika pelatih seperti Mourinho mempercayai potensi kami," ujar tokoh asal Argentina ini.

Tidak semua pemain utama Spurs akan unjuk kemampuan di Stadion Etihad. Dele Alli absen karena cedera, sementara Son Heung-min masih menjalani skorsing.

Beruntung nama-nama seperti Christian Eriksen dan Jan Vertonghen akan bisa bermain. Saat melawan Aston Villa pekan lalu, Eriksen masuk pada babak kedua, sementara Vertonghen tidak bermain sama sekali. 

Pochettino tak khawatir dengan masa depan Eriksen, meski kontraknya tersisa satu tahun lagi. Eriksen jadi salah satu pemain Tottenham yang paling diincar klub lain dalam bursa transfer.

Madrid adalah salah satu klub yang masih berusaha untuk mendatangkan gelandang asal Denmark tersebut. Setelah Manchester United gagal memboyongnya ke Old Trafford. Dengan sisa kontrak satu tahun, musim depan Spurs akan kehilangan salah satu pemain paling bernilainya itu secara gratis. Eriksen pun bebas untuk melakukan pembicaran dengan klub manapun untuk menentukan masa depannya.

Meski demikian, Pochettino menegaskan Eriksen masih menjadi pemain penting dalam rencananya di tengah isu kepergiannya ke Santiago Bernabeu. "Bagi saya sama saja antara pemain yang punya kontrak satu tahu lagi dengan pemain yang punya kontrak lima tahun. Pilihannya bukan untuk berapa lama kontrak, tapi tentang penampilan (pemain)," kata Pochettino.

Pochettino mengaku senang dengan bagaimana performa Eriksen pekan lalu. Ia mampu mengubah jalannya pertandingan sebagai pemain pengganti untuk membawa Spurs mengalahkan Aston Villa.

"Kita lihat saja. Hanya ada 11 pemain yang dapat menjadi starter. Kami masih punya satu sesi latihan dan saya akan memutuskan starting XI," kata Pochettino. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA