Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Ini Syarat Tuchel Izinkan Neymar Tinggalkan PSG

Senin 19 Aug 2019 14:35 WIB

Red: Bayu Hermawan

Thomas Tuchel

Thomas Tuchel

Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
Tuchel mengatakan Neymar boleh tinggalkan PSG jika klub sudah punya penggantinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Paris Saint Germain (PSG) Thomas Tuchel tidak merahasiakan fakta bahwa Neymar bisa saja meninggalkan klub pada musim panas ini. Namun, Tuchel menegaskan Neymar boleh meninggalkan klub jika PSG sudah menemukan penggantinya.

"Kami tidak bisa kehilangan Neymar tanpa mendapatkan penggantinya. Bila kami mempertahankannya, kami memiliki pemain yang dapat memenangkan duel satu lawan satu dan itu terkadang diperlukan," katanya usai pertandingan tersebut yang dikutip Marca pada Senin (19/8).

"Tidak ada yang berubah (mengenai situasi Neymar). Jendela transfer masih terbuka, ini tidak akan diselesaikan sekarang atau besok," tegasnya.

Ketika ditanya tentang mengapa Neymar belum masuk dalam skuat pertandingannya, Tuchel bersikeras bahwa sang pemain belum dalam kondisi untuk siap diturunkan.

"Tidak mungkin baginya untuk bermain karena ia belum berlatih dengan pemain yang lain dan risiko cedera terlalu besar," ujar mantan pelatih Dortmund tersebut.

Seperti diketahui, PSG mengalami kekalahan dari Rennes dalam pertandingan perdana, dengan skor 2-1. Dalam pertandingan ini, PSG unggul terlebih dahulu melalui Edinson Cavani pada menit ke-36. Penyerang asal Uruguay itu memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang tuan rumah.

Rennes merespon. Skuat Les Rouge et Noir menyamakan kedudukan melalui Mbaye Niang delapan menit kemudian. Kemudian pada menit ke-48, tuan rumah berbalik unggul. Tandukan Romain Del Castillo merobek jala Alphonse Areola. Silva menilai timnya tidak menunjukkan fokus yang konsisten.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA